Jangan Salah Ternyata Ilmu Kebal Ada Tingkatannya, Simak Selengkapnya Disini
Ternyata Ilmu Kebal Ada Tingkatannya, Simak Selengkapnya Disini--
RADARUTARA.ID - Pasti kamu sudah tidak asing dengan kata ilmu kebal. Umumnya, ilmu kebal merupakan suatu ilmu yang mempelajari bagaimana bisa menjadikan tubuh seseorang menjadi tidak bisa dilukai oleh senjata.
Pendiri Padepokan Inti Semesta dan Debus Inti Banten, Pangeran Sukma Jati menerangkan hal ini terjadi lantaran kentalnya dengan nuansa gaib.
"Untuk bisa memperoleh ilmu kekebalan bisa melalui beberapa cara yakni, melakukan ritual tertentu seperti puasa, wirid, meditasi hingga olah pernapasan. Biasanya, ilmu kebal akan aktif dengan sendirinya ketika sedang dibutuhkan," katanya.
Pangeran Sukma Jati juga mengungkapkan kalau ilmu kebal mempunyai dua kategori, yakni ilmu kebal aktif dan pasif.
Ilmu kebal aktif biasanya di tujukan pada permainan debus. Sedangkan lagi ilmu kebal pasif akan aktif saat sedang dibutuhkan.
IImu kebal yang paling sering dipertontonkan oleh masyarakat yakni debus. Debus ini juga termasuk pada ilmu kebal aktif, malah tingkatannya juga lebih tinggi dari ilmu kebal pasif.
"Tak semua orang yang miliki ilmu kebal bisa bermain debus," ungkapnya.
Itu sebabnya, ilmu kebal mirip dengan silat. Akan tetapi, Napah Rusiah selaku Guru Pencak Silat dan Sesepuh MS Jalan Enam Pengasinan, menyampaikan apaila silat umumnya tidak dapat disamakan dengan ilmu kekebalan. Menurutnya silat merupakan olah gerak tubuh. Dan tak ada unsur kekebalan ataupun hal yang berbau magis di dalamnya.
"Dalam Pencak Silat sebenarnya tidak ada kekebalan. Cuman mengandalkan kecerdikan. Kalau kamu kurang cerdik ya kamu jatuh, kamu kurang cerdik ya di tonjok, hanya sebatas itu," katanya.
Pria satu ini menganggap silat berbeda dengan debus. Dirinya tidak mau mengaitkan seni bela diri ini dengan sesuatu yang tidak lazim.
"Kalau debus itu semacam sihir. Nah, kalau silat itu gerak olahraga, meskipun olahraga namun tetap berisi," tuturnya.
Manfaat dari ilmu kebal sendiri di zaman kolonial banyak digunakan oleh para pendekar silat untuk melengkapi kemampuan ataupun keterampilan mereka dalam ilmu bela diri.
Tetapi di zama kini, silat dan ilmu kebal kerap digunakn sebagai tindak kriminal dan premanisme. Pangeran Sukma Jati mengatakan apabila mereka yang mempunyai ilmu kebal dan silat ini berada ketika situasi sedang sulit sehingga terkadang mereka harus melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak patut untuk dilakukan.
“Ya kan kita pengamal ilmu ya, ilmu itu sama seperti dua bilah mata pisau. Ingin dibawa ke mana ilmu ini maka akan memberikan manfaat atau tidaknya terhadap si pengguna tergantung dari penggunanya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
