Cegah Ekstrimisme Berbasis Kekerasan, Perkuat Sinergitas Dinilai Penting

Cegah Ekstrimisme Berbasis Kekerasan, Perkuat Sinergitas Dinilai Penting

Penyusunan RAD pencegahan dan penanggulangn ekstrimisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Memperkuat sinergitas antar pihak dalam mencegah ekstrimisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme, memiliki peranan yang sangat penting.

Demikian ditegaskan Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Drs. H. Khairil Anwar, M.Si saat membuka Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) pencegahan dan penanggulangan ekstremisme, Rabu 16 September 2026.

"Forum ini memiliki peran penting dalam memperkuat langkah bersama, terutama dalam mencegah dan menanggulangi ekstremisme berbasis kekerasan di Provinsi Bengkulu," ungkap Khairil.

Menurut Khairil, upaya pencegahan ekstremisme tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. 

"Sehingga langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini, mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, masyarakat, hingga ruang digital," kata Khairil.

Melalui forum ini, lanjut Khairil, diharapkan secara bersama-sama dapat merumuskan program yang konkret, terukur, dan menyentuh langsung masyarakat. 

"Penting untuk melibatkan multi pihak mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI-Polri, tokoh agama, perguruan tinggi, serta media. Karena pencegahan ekstremisme tidak dapat dikerjakan sendiri-sendiri,” tegas Khairil.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu, Mif Tarul Ilmi, S.Sos, M.Si menyatakan, upaya yang dilakukan pemerintah bersama seluruh pihak dapat semakin memperkuat aspek pencegahan.

“Saya berharap Provinsi Bengkulu cukup sampai pada upaya pencegahan dan tidak sampai pada tindakan,” harap Mif.

Lebih lanjut Mif menyampaikan, melalui penyusunan RAD ini, dapat tercipta langkah yang terarah dan sinergis dalam memperkuat pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

"Sehingga daerah kita dapat terhindar dari segala macam bentuk aktivitas ekstrimisme," demikian Mif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: