Kemenhaj Buka Hotline, Bongkar Mafia Haji dan Umrah

Kemenhaj Buka Hotline, Bongkar Mafia Haji dan Umrah

Kepala Kemenhaj Mukomuko, H Darmanto, SH.I, MH-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Kabar baik bagi masyarakat yang menjadi korban maupun mengetahui adanya dugaan praktik mafia haji dan umrah. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi meluncurkan hotline pengaduan dengan nomor 0811-8885-888.

Hotline tersebut menjadi salah satu pintu bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, pengaduan maupun laporan terkait dugaan praktik yang merugikan calon jemaah haji dan umrah. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pihak-pihak yang mencoba mencari keuntungan dengan cara tidak benar dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Mukomuko, H. Darmanto, SHI, MH, mengapresiasi langkah Kementerian Haji dan Umrah RI tersebut. Menurutnya, keberadaan hotline akan semakin memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan tanpa harus bingung mencari saluran pengaduan.

"Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat. Jika ada yang menjadi korban atau mengetahui adanya dugaan mafia haji dan umrah, dapat menyampaikan laporan melalui hotline yang telah disediakan," kata Darmanto.

BACA JUGA:Refresh Tugas Pegawai, Kankemenhaj Mukomuko Targetkan Layanan Tanpa Celah

Menurutnya, pengawasan terhadap penyelenggaraan haji dan umrah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Laporan dari masyarakat dapat menjadi informasi awal untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Darmanto juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan kemudahan berangkat haji atau umrah dengan iming-iming tertentu, terlebih jika penawaran tersebut berada di luar mekanisme resmi.

Masyarakat diminta lebih teliti dalam memastikan legalitas biro perjalanan maupun pihak yang menawarkan layanan haji dan umrah. Jika menemukan kejanggalan, dugaan penipuan, pungutan tidak wajar, atau praktik lain yang mengarah pada mafia haji dan umrah, masyarakat diharapkan tidak takut untuk melapor.

"Jangan dibiarkan kalau memang ada dugaan pelanggaran. Sampaikan informasi dan laporan melalui saluran yang sudah disediakan. Dengan begitu, pemerintah juga lebih mudah melakukan pengawasan dan mengambil langkah sesuai aturan," tegasnya.

BACA JUGA:Refresh Tugas Pegawai, Kankemenhaj Mukomuko Targetkan Layanan Tanpa Celah

Ia berharap peluncuran hotline tersebut benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Selain sebagai sarana pengaduan, layanan ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan penyelenggaraan haji dan umrah yang lebih transparan, aman, tertib dan memberikan perlindungan kepada jemaah.

"Intinya, masyarakat jangan ragu menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan praktik mafia haji dan umrah. Ini untuk kepentingan bersama dan melindungi masyarakat agar tidak menjadi korban," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: