Ruang Kelas Darurat Pertamina untuk SMPN 19 Bengkulu Pasca Kebakaran
Dukungan ruang kelas darurat di SMPN 19 Kota Bengkulu dari Pertamina Patra Niaga-Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.ID - Di tengah proses pemulihan kebakaran sekolah, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel hadir dengan menyerahkan ruang kelas darurat untuk SMP Negeri 19 Kota Bengkulu yang berada di Kelurahan Padang Serai.
Langkah ini sebagai bentuk dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Fuel Terminal Pulau Baai, terhadap keberlangsungan pendidikan.
Manager CID Planning, Monev, and Reporting, Edward Manaor Siahaan mengatakan, dukungan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga.
"Tujuannya untuk membantu keberlangsungan kegiatan belajar mengajar, selama proses pemulihan sarana pendidikan di SMPN 10 Kota Bengkulu," ungkap Edward.
BACA JUGA:Darurat Pengawas Sekolah, 4 Orang Menaungi 67 SMP di Bengkulu Utara
Terlebih, lanjut Edwar, sebelumnya ada sebanyak 192 siswa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam dua shift, yakni pagi dan siang akibat keterbatasan ruang kelas.
"Maka dari itu kita menyerahkan empat unit tenda, 160 unit meja dan kursi, enam papan tulis, serta enam unit kipas blower sebagai sarana pendukung ruang belajar sementara," kata Edwar.
Menurut Edward, dengan tersedianya ruang belajar darurat tersebut, kegiatan belajar mengajar siswa diharapkan dapat kembali berlangsung secara normal dan lebih nyaman.
"Kehadiran kita di sini, karena pendidikan menjadi salah satu hal penting yang terus didukung Pertamina. Terutama dalam kondisi yang membutuhkan perhatian bersama," ujar Edward.
Ia menambahkan, melalui program TJSL, pihaknya memandang pendidikan sebagai fondasi penting bagi masa depan anak-anak. Karena itu pihaknya mengambil bagian dalam proses pemulihan ini.
BACA JUGA:Tragedi Pantai Badri, Pelajar SMP Dikabarkan Hanyut Disapu Ombak
"Kami berharap dukungan ini dapat membuat kegiatan belajar lebih nyaman, efektif, dan bermanfaat bagi siswa. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung proses ini,” tambah Edwar.
Dalam momen penyerahan, sambung Edwar, pihaknya juga mengisi kegiatan edukasi energi mengenai produk Pertamina serta pelatihan keselamatan yang diberikan tim Health, Safety, Security & Environment (HSSE).
"Dengan edukasi ini, kita berharap para siswa bisa waspada terhadap api dan cara memadamkannya secara aman melalui praktik sederhana," harap Edward.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
