Capaian CKG Mukomuko Hampir 40 Persen, Puluhan Ribu Warga Sudah Diperiksa
Terlihat warga saat mengikuti cek kesehatan gratis di halaman Kantor Bupati Mukomuko-Radar Utara/ Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Mukomuko terus digenjot. Hingga pekan kedua Agustus 2026, puluhan ribu warga telah mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko.
Dari total target sebanyak 94.871 peserta, capaian pelayanan CKG saat ini sudah mendekati 40 persen. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap melalui seluruh puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan.
Pelayanan CKG juga kembali digelar secara serentak di seluruh Provinsi Bengkulu pada Selasa, 18 Agustus 2026. Di Kabupaten Mukomuko, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Mukomuko dengan menyasar aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum.
Asisten II Setdakab Mukomuko, Ramdani, SE mengatakan, CKG bukan hanya kegiatan pemeriksaan kesehatan sesaat. Program tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
“Gerakan ini sudah berjalan di seluruh puskesmas di daerah ini. Hari ini dilanjutkan dan secara serentak digelar se-Provinsi Bengkulu,” ujar Ramdani.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap pelayanan pemeriksaan kesehatan masih cukup besar. Karena itu, masyarakat yang belum mengikuti CKG diminta tidak menunggu sampai mengalami keluhan kesehatan.
Pelayanan dapat diperoleh dengan mendatangi puskesmas terdekat. Selain pelayanan yang dipusatkan di Kantor Pemkab Mukomuko, puskesmas tetap menjalankan pemeriksaan CKG seperti biasa.
“Hari ini dipusatkan di kantor bupati Mukomuko. Di puskesmas juga memberikan pelayanan CKG bagi ASN dan masyarakat umum,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinkes Kabupaten Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM, MSi mengatakan, pelaksanaan CKG di seluruh puskesmas juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menyambut momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan memberikan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.
Namun, kata dia, yang lebih penting dari kegiatan tersebut adalah kemampuan program CKG dalam menemukan potensi gangguan kesehatan sejak awal.
Pemeriksaan tidak hanya sebatas pemeriksaan fisik. Peserta juga dapat menjalani pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kesehatan mata hingga pemeriksaan rekam jantung bagi kelompok yang memiliki risiko tertentu.
“CKG tidak hanya skrining awal. Program ini juga mengarah pada tindak lanjut pengobatan nyata di berbagai puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan,” jelas Jajat.
Ia menegaskan, temuan dari hasil pemeriksaan tidak berhenti pada pencatatan atau skrining. Peserta yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan diarahkan untuk mendapatkan pelayanan sesuai kondisi kesehatannya di fasilitas kesehatan.
Dinkes Mukomuko mencatat, peserta CKG berasal dari berbagai kelompok usia. Mulai dari bayi, anak usia sekolah, remaja hingga masyarakat dewasa menjadi sasaran program tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: