Kampanye SETUJU, HK Wujudkan Gerakan Nasional Zero ODOL
Pemeriksaan muatan kendaraan yang melintasi ruas jalan TOL-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.ID – Kampanye Selamat Sampai Tujuan (SETUJU) dijadikan momentum bagi PT. Hutama Karya (Persero), untuk mewujudkan gerakan nasional Zero ODOL (Over Dimension Over Loading).
Dukungan ditunjukkan Hutama Karya selaku pengelola, lewat pelaksanaan Operasi ODOL secara rutin terhadap kendaraan yang melintasi ruas-ruas jalan TOL.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani mengatakan, inisiatif pelaksanaan operasi ODOL, merupakan bagian dari kampanye SETUJU.
"Dalam kesempatan ini kita mengedepankan kepatuhan terhadap ketentuan dimensi dan muatan kendaraan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan perjalanan yang lebih aman, menjaga keandalan layanan jalan TOL," ungkap Hamdani.
Serta, lanjut Hamdani, sebagai bentuk dukungan terhadap sistem transportasi nasional yang berkelanjutan. Apalagi kendaraan ODOL masih menjadi salah satu tantangan dalam penyelenggaraan jalan TOL.
"Karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, serta berdampak terhadap keberlanjutan kualitas layanan infrastruktur jalan TOL," kata Hamdani.
Menurut Hamdani, kendaraan ODOL tidak hanya melanggar ketentuan yang berlaku, tetapi juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami kegagalan pengereman, kehilangan kendali, hingga terguling.
"Sehingga juga berpeluang untuk membahayakan pengguna jalan lainnya," tegas Hamdani.
Selain itu, sambung Hamdani, kendaraan yang melebihi ketentuan dimensi dan muatan, memberikan beban yang lebih besar terhadap perkerasan jalan, jembatan dan struktur pendukung lainnya.
"Sehingga berpotensi mengurangi umur layanan infrastruktur jalan TOL. Maka dari itu, kepatuhan terhadap regulasi ODOL merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem transportasi yang aman, tertib dan berkelanjutan," tambahnya.
Lebih lanjut Hamdani menyampaikan, sebagai upaya meningkatkan keselamatan berkendara sekaligus menjaga keandalan layanan jalan TOL, pihaknya secara konsisten memperkuat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang melalui Operasi ODOL.
"Operasi ini kita lakukan bersama Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta pemangku kepentingan lainnya di berbagai ruas TOL yang dikelola," demikian Hamdani.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: