Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi di Bengkulu

Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi di Bengkulu

Pengawasan penyaluran BBM bersubsidi di SPBU di Bengkulu-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Guna memasikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) BENGKULU dapat aparat kepolisian memperkuat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi.

Penguatan tersebut diantaranya dengan cara memantau sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di wilayah Kota Bengkulu.

"Langkah ini juga kita lakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal," ungkap Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi.

Selain itu, lanjut Rusminto, agar penyaluran BBM subsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mengingat hal sedemikian bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga keandalan pasokan energi.

BACA JUGA:Penyesuaian Harga Per 1 Juli, BBM Non Subsidi Turun, Pertamax Bertahan Rp 16.650/liter

"Tentunya melalui sinergi dengan pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum," tegas Rusminto.

Menurut Rusminto, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen bersama, untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjaga pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

"Kita bakal terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap stok dan penyaluran BBM di seluruh SPBU, agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," kata Rusminto.

Rusminto menyampaikan, dipastikan pasokan BBM di wilayah Bengkulu dalam kondisi mencukupi. Penyaluran dari Fuel Terminal ke seluruh SPBU terus dioptimalkan, sesuai kebutuhan konsumsi masyarakat.

BACA JUGA:Digitalisasi BBM Nelayan, Mukomuko Wajibkan Rekomendasi Lewat Aplikasi X-Star

"Kita juga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan, serta memanfaatkan BBM subsidi sesuai peruntukannya," ujar Rusminto.

Sebelumnya, Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok BBM di seluruh SPBU yang dikunjungi berada dalam kondisi mencukupi.

"Dalam artian stok yang ada mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, baik Biosolar, Pertalite, Pertamax Series maupun Dex Series," ungkap Rico.

Lebih lanjut Rico mengatakan, dari hasil dialog dengan masyarakat, konsumen masih dapat memperoleh Biosolar. Adapun antrean yang terjadi dipengaruhi karena meningkatnya jumlah konsumen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: