Pembangunan Satrad TNI AU Perkuat Sistem Pertahanan Udara

Pembangunan Satrad TNI AU Perkuat Sistem Pertahanan Udara

Wagub Mi'an menerima audiensi Komandan Lanud (SMH) Palembang-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Pembangunan Saturan Radar (Satrad) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) di Bengkulu Selatan, dinilai kian memperkuat sistem pertahanan udara.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, Ir. H. Mi'an saat menerima audiensi Komandan Pangkalan TNI AU (Lanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang, Kolonel Pnb. Asep Wahyu Wijaya, MMMS, Rabu 22 Juli 2026.

"Fasilitas itu tentunya tak hanya kian memperkuat sistem pertahanan udara saja, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bengkulu," ungkap Mi'an.

Menurut Mi'an, pihaknya selaku Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengapresiasi pembangunan Satrad TNI AU, yang sudah mulai berjalan tersebut. 

BACA JUGA:Persoalan Eks Lapter II TNI AU, Pemprov Bengkulu dan DPD RI Fokus Bahas Solusi

"Kita berharap saat peresmian nanti, Pak Gubernur Helmi Hasan dapat hadir untuk menyaksikan secara langsung peresmian Satrad TNI AU tersebut," harap Mi'an.

Sementara itu, Komandan Lanud SMH Palembang, Kolonel Pnb. Asep Wahyu Wijaya mengatakan, audiensi yang dilakukan pihaknya, juga menjadi wadah silaturahmi dengan Pemprov Bengkulu.

"Sekaligus perkenalan saya selaku Komandan Lanud SMH Palembang yang baru, menggantikan Kolonel Pnb. Zulfikri Arif Purba. Dimana pada pertengahan Juni lalu, kami telah menjalani serah terima jabatan," kata Asep.

Kolonel Wahyu menjelaskan, terkait pembangunan Satrad TNI AU di Kabupaten Bengkulu Selatan, hingga saat ini progresnya sudah mencapai sekitar 30 persen.

BACA JUGA:Persoalan Eks Lapter II TNI AU, Pemprov Bengkulu dan DPD RI Fokus Bahas Solusi

"Mudah-mudahan pada Februari atau Maret tahun depan pembangunannya selesai, dan pada Mei sudah dapat mulai difungsikan," sampai Kolonel Asep.

Lebih lanjut Kolonel Asep mengemukakan, pembangunan Satrad bertujuan meningkatkan kemampuan pemantauan dan pengamanan wilayah udara, khususnya di kawasan Sumatra Bagian Selatan. 

"Keberadaan radar ini diharapkan dapat memperkuat sistem deteksi dini, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi ancaman di ruang udara nasional," demikian Kolonel Asep. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: