Musyawarah Rembuk Stunting TA 2026 Pemdes Magelang

Musyawarah Rembuk Stunting TA 2026 Pemdes Magelang

Musyawarah Rembuk Stunting TA 2026 Pemdes Magelang-Radar Utara / Debi Susanto-

KERKAP, RADARUTARA.ID - Dipusatkan di aula kantor Desa setempat, Pemerintah Desa Mengelang Kecamatan Kerkap kabupaten Bengkulu Utara, beberapa hari yang lalu, telah sukses menggelar musyawarah Rembuk Stunting tahun anggaran 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Magelang, M Solikin dan dihadiri Sekcam Kerkap, Kasi PMD Kacamatan, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, perwakilan Puskesmas Lubuk Durian, Kader Posyandu, BPD, Perangkat Desa serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Magelang menyampaikan bahwa permasalahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Dengan tujuan, untuk merumuskan dan menyepakati rencana aksi konvergensi pencegahan dan penanganan stunting secara partisipatif di tingkat desa. 

BACA JUGA:Tenaga Pendamping Desa Terisi, Kecamatan Kebut Tahapan E-HDW dan Rembuk Stunting

Hasil rembuk stunting merupakan salah satu tahapan penting yang menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa).

“Melalui kegiatan rembuk stunting ini, kita berharap adanya sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan dan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting. 

Peran aktif semua pihak sangat dibutuhkan, mulai dari pemenuhan gizi, pola asuh anak, hingga kebersihan lingkungan,” kata Solikin.

Kasi PMD Kecamatan Kerkap, Bambang Subagio dalam kesempatan itu, juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Desa Magelang atas upaya bersama.

Untuk mendukung penuh program pemerintah dalam pengentasan Stunting demi mewujudkan Generasi Emas 2045.

BACA JUGA:Pemdes Pondok Tengah Tancap Gas Tekan Stunting Lewat Rembuk Terpadu

"Mari bersama kita bahu membahu, kompak selalu dalam mendukung program yang sangat baik ini, Rembuk Stunting yang kita laksanakan sebagai upaya dalam mencetak generasi terbaik yakni Generasi Emas 2045,” sebutnya.

"Pada rembuk stunting ini, diharapkan nantinya dapat menjadi acuan dalam menjalankan program pencegahan dan penurunan angka Stunting desa.

Diharapkan untuk menyusun, sehingga program ini betul betul terlaksana dalam tujuannya untuk memajukan desa," kata Bambang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: