V1-Percepat Hilirasi Emas, BSI Support IBMA Perkuat Industri Bullion
Jakarta, 21 Juli 2026. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk berkontribusi aktif dalam penguatan ekosistem emas nasional melalui Indonesia Bullion Market Association (IBMA). IBMA merupakan asosiasi yang dibentuk pelaku industri bullion Indonesia untuk m-Radar Utara / Doni Aftarizal-
JAKARTA, 21 JULI 2026 - Cita-cita menjadikan industri bullion mendorong penguatan ekosistem emas nasional di Indonesia semakin solid dengan terbentuknya Indonesia Bullion Market Association (IBMA).
Tak lama setelah pendirian, IBMA langsung tancap gas menggelar pleno untuk memantapkan langkah percepatan ekosistem pasar bulion nasional agar menjadi lebih terintegrasi,transparan dan dan berdaya saing global.
IBMA merupakan asosiasi yang dibentuk pelaku industri bullion Indonesia untuk mendorong pengembangan pasar bulion yang kredibel, efisien, dan berkelanjutan melalui kolaborasi, standardisasi, edukasi serta penguatan ekosistem industri nasional.
Kehadirannya diharapkan menjadi wadah kolaborasi strategis bagi para pelaku industri dari hulu hingga hilir dalam memperkuat ekosistem pasar bulion nasional, serta mampu menjadi mitra strategis dalam pengembangan kebijakan, peningkatan standar industri, serta penguatan daya saing pasar bullion nasional di tingkat regional maupun global.
BACA JUGA:Saham BSI Melesat 9,77%, Kompak dengan Mulai Masuknya Kembali Aliran Dana Asing
Dengan integrasi yang lebih cepat, proses hilirisasi emas akan terjadi akselerasi, produk berbasis emas akan lebih beragam, dan Indonesia dapat meningkatkan daya saingnya sebagai pusat pasar bullion di Asia Tenggara.
Hari ini (20/7) BSI bersama para pelaku industri yang tergabung dalam IBMA mendiskusikan tentang arah pengembangan bullion bank. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI)sebagai salah satu pendiri IBMA menegaskan komitmennya ntuk mendukung penguatan industri bullion nasional.
BSI telah memiliki layanan perdagangan emas, titipan emas, dan simpanan emas sebagai bagian dari pengembangan bisnis bulion Perseroan. Hingga Mei 2026, BSI dipercaya mengelola lebih dari 23 ton emas.
Direktur Sales dan Distribution BSI sekaligus Sekretaris Jenderal IBMA Anton Sukarna menegaskan BSI terus mengedukasi emas agar tetap bisa dijangkau seluruh kalangan masyarakat.
BACA JUGA:Kinerja Pembiayaan BSI Solid, Ditopang 23% Sektor Usaha Berkelanjutan
"Kami terus mengedukasi masyarakat bahwa emas adalah salah satu investasi syariah yang aman dan memiliki nilai intrinsik value jangka panjang. Terlebih di tengah kondisi ekonomi dinamis, kami sudah menyiapkan beberapa langkah strategis agar emas bisa tetap bisa dijangkau seluruh kalangan," ujarnya.
Masyarakat saat ini dapat mengakses emas dengan gramasi yang kecil melalui mobile banking BYOND by BSI dengan harga Rp50ribu-an secara digital sehingga dapat diakses kapan dan dari mana saja.
saat ini kami juga tengah mempersiapkan edukasi dan fitur terbaru bullion bank yakni menabung emas rutin.
Melalui sinergi agresif IBMA dan pelaku pasar termasuk BSI, Indonesia kini siap mengoptimalkan dan memonetisasi logam mulia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: