Proyek Sekolah Rakyat Tunggu Kelengkapan Amdal dan Infrastruktur

Proyek Sekolah Rakyat Tunggu Kelengkapan Amdal dan Infrastruktur

Kantor Dinas Sosial Mukomuko-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Mukomuko belum bisa langsung dieksekusi. Proyek tersebut masih menunggu penyelesaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) serta kesiapan infrastruktur dasar di lokasi.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko menargetkan proses Detail Engineering Design (DED) bisa rampung pada Oktober hingga Desember 2026. Dokumen ini menjadi syarat utama sebelum pembangunan fisik bisa dimulai. Sedangkan untuk lokasi pembangunan telah ditetapkan di Desa Tanah Rekah, Kecamatan Mukomuko. Namun hingga saat ini, sejumlah persyaratan teknis belum sepenuhnya terpenuhi.

"Selain Amdal, pemerintah daerah juga wajib memastikan ketersediaan air bersih dan jaringan listrik di kawasan tersebut. Tanpa dukungan infrastruktur dasar, proyek tidak dapat dilanjutkan ke tahap pembangunan," kata Kepala Dinas Sosial Mukomuko, Faisal Amir, SH.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini masih mengejar pemenuhan seluruh persyaratan sesuai ketentuan pemerintah pusat. Keterlambatan dalam penyelesaian dokumen maupun kesiapan infrastruktur berisiko menggeser jadwal pembangunan yang ditargetkan dimulai awal 2027.

"Di sisi lain, rencana operasional sekolah mulai disiapkan. Namun realisasi tetap bergantung pada tuntasnya seluruh aspek administratif dan teknis," katanya.

Masih diungkapkan Faisal, proses pemenuhan syarat terus berjalan. Pemerintah daerah menargetkan seluruh tahapan dapat diselesaikan tepat waktu agar pembangunan tidak mengalami penundaan lebih lama.

"Yang jelas, apa saja syarat yang kurang akan segera kita lengkapi agar pembangunan sekolah rakyat di Mukomuko bisa dilaksankan sesuai target yaitu tahun 2027," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: