Ditinggal ke Kantor Desa, Rumah Lansia Penerima PKH Ludes Terbakar

Ditinggal ke Kantor Desa, Rumah Lansia Penerima PKH Ludes Terbakar

Ditinggal ke Kantor Desa, Rumah Lansia Penerima PKH Ludes Terbakar-Radar Utara / Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Musibah datang tanpa diduga. Disaat Masita, 70 tahun, seorang lanjut usia warga Desa Muara Santan, Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara menghadiri kegiatan di kantor desa.

Rumah semi permanen yang selama ini menjadi tempat berteduhnya, justru dilalap si jago merah.

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin, 13 Juli 2026 sekitar pukul 09.00 WIB itu, menghanguskan seluruh bangunan rumah milik Masita. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa karena rumah dalam keadaan kosong saat api mulai berkobar. 

BACA JUGA:Jelang Dini Hari, Rumah Warga Marga Sakti Ludes Terbakar

Namun, korban yang juga merupakan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) harus kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp30 juta.

Kepala Desa Muara Santan, Hosen Basri mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui setelah sejumlah warga melihat kepulan asap dan kobaran api dari rumah korban. 

Saat itu, Masita sedang mengikuti kegiatan di Kantor Desa Muara Santan.

“Korban sedang berada di kantor desa mengikuti kegiatan. Sekitar pukul 09.00 WIB, warga melaporkan rumahnya terbakar. 

Mendapat laporan itu, warga langsung berupaya memadamkan api secara gotong royong dengan peralatan seadanya,” ujar Hosen Basri.

BACA JUGA:Habis Gelar Yasinan, Rumah Sugiono Warga Giri Mulya Ludes Terbakar

Meski warga berjibaku memadamkan api, kobaran yang dengan cepat membesar membuat bangunan rumah semi permanen tersebut tidak dapat diselamatkan. 

Api baru berhasil dipadamkan setelah seluruh bangunan ludes terbakar.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik yang kemudian menjalar ke bagian bangunan yang didominasi material mudah terbakar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: