Nobar Pildun Ala Polsek Berhasil Gerakkan Ekonomi UMKM Lokal
Nobar Polsek Ketahun beri dampak ekonomi UMKM Lokal-Radar Utara/ Sigit Haryanto-
RADARUTARA.ID - Inovasi yang dilakukan jajaran Polsek Ketahun dalam mengemas patroli malam dengan menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 mulai menunjukkan dampak positif.
Tak hanya menjadi sarana menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan tersebut juga terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan nobar yang dipusatkan di sejumlah warung makan dan kedai di wilayah Desa Giri Kencana itu selalu dipadati masyarakat, khususnya para pecinta sepak bola.
Layar lebar yang dipasang di atas mobil patroli Polsek Ketahun menjadi daya tarik tersendiri sehingga masyarakat berbondong-bondong datang untuk menyaksikan pertandingan bersama.
BACA JUGA:Cara Unik Polsek Jaga Kamtibmas, Ajak Warga Nobar Piala Dunia dari Mobil Patroli
Ramainya pengunjung otomatis membawa berkah bagi para pelaku UMKM.
Warung makan dan kedai yang menjadi lokasi nobar mengalami peningkatan jumlah pelanggan selama pertandingan berlangsung.
Pengunjung yang datang tidak hanya menikmati pertandingan, tetapi juga membeli makanan dan minuman yang disediakan para pedagang.
Kapolsek Ketahun, AKP Rastyono, SH, MH, mengatakan, efek domino dari patroli malam yang dikemas dengan kegiatan nobar memang menjadi salah satu tujuan yang ingin diwujudkan pihaknya.
“Selain sebagai upaya menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, kami juga berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM.
Alhamdulillah, hasilnya sesuai harapan. Masyarakat memiliki ruang berkumpul yang positif, sementara pelaku usaha ikut merasakan manfaat dari ramainya pengunjung,” ujar Rastyono.
BACA JUGA:Cara Unik Polsek Jaga Kamtibmas, Ajak Warga Nobar Piala Dunia dari Mobil Patroli
Menurutnya, kegiatan nobar telah berhasil menjadi titik kumpul masyarakat, khususnya para penggemar sepak bola, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan warga melalui pendekatan yang humanis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: