Pelindo Bengkulu Diminta Tepati Janji Tuntaskan Pembangunan Jalan
Teuku Zulkarnain, SE-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.ID - PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) didesak untuk menuntaskan pembangunan ruas jalan, yang berada dalam kawasan Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu.
Desakan ini disampaikan Wakil Ketua (Waka) DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, SE. Menurut Teuku, hingga kini akses menuju salah satu gerbang utama perekonomian Bengkulu, masih dikeluhkan masyarakat dan pelaku usaha.
"Keluhan tersebut sangat wajar, karena kerusakan jalan dalam kawasan pelabuhan tersebut, dinilai menghambat kelancaran aktivitas logistik," ungkap Teuku.
Teuku menegaskan, persoalan jalan di kawasan pelabuhan tidak boleh terus berlarut. Dalam artian harus ada upaya konkrit yang mesti dilakukan Pelindo Bengkulu.
BACA JUGA:Pengembangan Masih Terkendala, Pelabuhan Pulau Baai Belum Mampu Dongrak Ekonomi Bengkulu
"Apalagi keberadaan pelabuhan yang terus didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, harus dibarengi dengan infrastruktur pendukung yang layak dan memadai," tegas Teuku.
Dilanjutkan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, masih banyak masyarakat yang mengira jalan di kawasan pelabuhan, merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
"Padahal, jalan tersebut berada dalam kawasan pelabuhan. Sehingga menjadi bagian dari pengembangan yang harus diselesaikan Pelindo Bengkulu selaku pihak yang bertanggung jawab," kata Teuku.
Teuku menyampaikan, sebelumnya Ia sudah pernah datang ke Pelindo Bengkulu, dan dinyatakan ada rehabilitasi terhadap jalan itu.
BACA JUGA:Pelindo Persiapkan Perbaikan Jalan di Kawasan Pelabuhan
"Bahkan disebutkan sudah masuk dalam lelang. Jadi kami mempertanyakan kapan jalan itu mau diaspal. Pada saat itu janji dari Pelindo, tahun 2026 permasalahan jalan itu tuntas," beber Teuku.
Teuku menambahkan, pihaknya juga sengaja mendatangi Pelindo Regional 2 Bengkulu pada pertengahan tahun, tentunya sebagai bentuk pengawasan.
"Sekaligus memastikan komitmen tersebut benar-benar direalisasikan. Apalagi waktu yang tersisa hingga akhir tahun ini, harus dimanfaatkan untuk mempercepat pekerjaan," tambah Teuku.
Lebih lanjut Teuku mengemukakan, perbaikan jalan tidak bisa dipisahkan dari program revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai. Karena imfrastruktur pendukung harus dibangun secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: