Joko Mundur, Rahmad Jabat Plt Kabag Umum Setdakab Mukomuko

Joko Mundur, Rahmad Jabat Plt Kabag Umum Setdakab Mukomuko

Kepala BKPSDM Mukomuko Winarno, MPd-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Dinamika roda pemerintahan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Mukomuko kembali bergerak. Jabatan Kepala Bagian Umum Setdakab Mukomuko kini resmi diisi oleh pelaksana tugas (Plt), menyusul pengunduran diri pejabat definitif sebelumnya karena alasan kesehatan.

Rahmad Hidayat, S.Pi, M.Si yang menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan Mukomuko, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Plt Kabag Umum Setdakab Mukomuko. Penunjukan ini dilakukan guna memastikan keberlangsungan tugas-tugas administrasi dan pelayanan umum di lingkungan sekretariat daerah tetap berjalan optimal tanpa hambatan.

Sebelumnya, posisi Kabag Umum dijabat oleh Joko. Namun, yang bersangkutan memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan tersebut setelah mempertimbangkan kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk menjalankan tugas secara maksimal.

Kepastian terkait pengunduran diri tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kabupaten Mukomuko, Winarno, M.Pd. Ia menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil murni karena alasan kesehatan dan telah melalui proses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Benar, Kabag Umum sebelumnya mengundurkan diri karena kondisi kesehatan. Untuk mengisi kekosongan jabatan, saat ini ditunjuk Plt agar pelayanan tetap berjalan,” jelas Winarno.

Penunjukan Rahmad Hidayat sebagai Plt dinilai sebagai langkah cepat dan tepat untuk menjaga stabilitas kinerja organisasi. Dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, ia diharapkan mampu menjalankan tugas dengan baik, sekaligus memastikan roda pemerintahan tetap bergerak efektif.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga tetap memberikan perhatian terhadap kondisi pejabat yang mengundurkan diri. Langkah ini menjadi cerminan bahwa aspek kemanusiaan tetap menjadi pertimbangan penting dalam setiap kebijakan birokrasi.

"Peralihan jabatan ini diharapkan tidak mengganggu kualitas pelayanan publik. Justru sebaliknya, menjadi momen untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: