PAD Mukomuko Baru 30 Persen, BKD Optimis Target Rp70 Miliar Tercapai
Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mukomuko-Radar Utara/ Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mukomuko hingga akhir Juni 2026 masih berada di kisaran 30 persen dari target Rp70 miliar. Meski demikian, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mukomuko tetap menunjukkan optimisme bahwa target tersebut akan mampu dikejar hingga akhir tahun.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mukomuko, Haryanto, SKM menyampaikan bahwa capaian sementara ini memang belum maksimal. Namun, pihaknya meyakini tren peningkatan pendapatan akan terus bergerak positif pada semester kedua tahun anggaran 2026.
“Memang saat ini baru sekitar 30 persen, tetapi kami optimis target PAD sebesar Rp70 miliar bisa tercapai. Masih ada waktu dan peluang yang harus dimaksimalkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini kontribusi terbesar PAD masih berasal dari opsen pajak kendaraan bermotor. Dari sektor tersebut, realisasi telah mencapai 72 persen atau sekitar Rp10 miliar, menjadikannya sebagai penyumbang utama pendapatan daerah sementara waktu.
“Opsen pajak kendaraan cukup signifikan. Ini menjadi penopang utama saat ini, namun ke depan sektor lain juga harus ikut didorong,” tambahnya.
Menurut Haryanto, optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah daerah saat ini tengah memperkuat berbagai strategi percepatan, baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan. Sejumlah sektor seperti pajak daerah lainnya, retribusi, hingga pemanfaatan aset daerah mulai dipacu agar mampu memberikan kontribusi lebih besar.
Selain itu, koordinasi antar organisasi perangkat daerah juga terus ditingkatkan guna memastikan seluruh potensi PAD dapat tergarap secara optimal. Ia menegaskan bahwa sinergi menjadi kunci penting dalam mengejar ketertinggalan realisasi.
“Kita dorong semua OPD bergerak. Tidak bisa hanya mengandalkan satu sektor. Semua harus berkontribusi agar target bisa tercapai,” tegasnya.
Di sisi lain, peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi juga menjadi perhatian serius. Partisipasi publik dinilai sangat menentukan keberhasilan pemerintah daerah dalam menggenjot PAD.
Dengan sisa waktu enam bulan ke depan, BKD menilai peluang untuk mencapai target masih terbuka lebar. Evaluasi dan inovasi akan terus dilakukan agar kinerja pendapatan daerah semakin optimal.
“InsyaAllah dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, target PAD tahun ini bisa kita capai. Kami tetap optimis,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: