Parit Pasar Lubuk Sanai III Jadi Sarang Sampah, Warga Dihantui Ancaman DBD
Terlihat serahkan sampah di patut depan pasar Lubuk Sanai III-Radar Utara / Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Warga Desa Lubuk Sanai III, Kecamatan XIV Koto, kini diliputi kekhawatiran serius.
Tumpukan sampah yang menyumbat parit di depan Pasar Lubuk Sanai III tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga memicu ancaman kesehatan yang kian nyata, terutama potensi merebaknya penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan penyakit berbasis lingkungan lainnya.
Kondisi parit yang seharusnya menjadi saluran pembuangan air justru berubah menjadi kubangan sampah.
Berbagai jenis limbah, mulai dari sisa sayuran, plastik, hingga sampah rumah tangga, terlihat menumpuk dan menggenangi aliran air.
BACA JUGA:DBD Mengancam, Camat XIV Koto Ajak Warga Giatkan PSN
Akibatnya, air menjadi tergenang, menghitam, dan mengeluarkan bau tak sedap yang menyengat.
“Kalau dibiarkan seperti ini, bukan tidak mungkin akan muncul penyakit. Nyamuk sudah mulai banyak, apalagi ini dekat pasar, aktivitas warga tinggi,” ungkap Wahyu, salah seorang warga setempat.
Ia menuturkan, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan serius.
Warga pun merasa heran karena hingga kini belum ada kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan sampah di kawasan tersebut.
“Kami tidak tahu ini tanggung jawab siapa. Yang jelas, sampah terus bertambah, tapi tidak pernah dibersihkan secara maksimal,” tambahnya.
BACA JUGA:Dinkes Bakal Lakukan Penyelidikan Epidemiologi Kasus DBD di Lubuk Sanai III
Situasi ini semakin memperparah kekhawatiran warga, mengingat genangan air kotor merupakan tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak, yang dikenal sebagai penyebab utama DBD.
Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kondisi ini akan memicu munculnya kasus penyakit di tengah masyarakat.
Warga pun mendesak pemerintah daerah serta pihak terkait untuk segera turun tangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: