AMDATARA Ditargetkan Jadi Rumah Bersama Pengusaha AMDK

AMDATARA Ditargetkan Jadi Rumah Bersama Pengusaha AMDK

Ketum DPP AMDATARA didampingi Ketua DPD AMDATARA Sumbar-Bengkulu saat menyampaikan keterangan-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Perkumpulkan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) ditargetkan, dapat menjadi rumah bersama bagi para pengusaha Air Minuman Dalam Kemasan (AMDK).

Ini disampaikan Ketua Umum (Ketum) DPP AMDATARA, Karyanto Wibowo saat memberikan keterangan setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I AMDATARA Sumatera Barang-Bengkulu, Kamis 28 Juni 2026.

"Target ini merupakan langkah strategis untuk penguatan industri AMDK, terutama bagi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Bengkulu yang baru saja menggelar Musda dan pengukuhan pengurus periode 2026-2031," ungkap Karyanto.

Menurut Karyanto, AMDATARA merupakan organisasi yang dibentuk pada tahun 2025 lalu, dan hadir sebagai wadah strategis bagi para pengusaha AMDK di tingkat daerah hingga nasional. 

"Secara nasional, AMDATARA telah merangkul lebih dari 100 perusahaan dengan total sekitar 2.000 merek dagang. Sejauh ini kita telah membentuk delapan DPD, yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia," kata Karyanto.

Disisi lain, Karyanto menyampaikan, kehadiran AMDATARA juga sebagai mitra strategis pemerintah, terutama untuk memfasilitasi anggota dalam memenuhi regulasi, meningkatkan mutu produk, patuh terhadap standarisasi BPOM dan SNI.

"Termasuk juga memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat," ujar Karyanto.

Sementara itu, Ketua DPD AMDATARA Sumbar-Bengkulu terpilih, Azra'i menegaskan, kehadiran AMDATARA di Sumbar dan Bengkulu, diharapkan menjadi rumah bersama bagi seluruh pengusaha AMDK di daerah. 

"Sehingga nantinya penguatan koordinasi, sinergi dan konsolidasi dapat terus diperkuat," tegas Azra'i.

Azra'i menambahkan, sejauh ini khusus di Bengkulu, sejumlah pengusaha dan merek AMDK lokal telah bergabung. Diantaranya DTR atau Darussalam Tegal Rejo, Hidayah dari Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu, Bio Ite Sui dari Rejang Lebong, serta Hanun dari Kepahiang. 

"Ke depan kita terus melakukan inventalisir lagi, sehingga semakin banyak pelaku usaha AMDK yang bergabung di AMDATARA," tambah Azra'i.

Lebih lanjut Azra'i mengemukakan, pihaknya juga bakal menusun program kerja yang dijalankan. Diantaranya meliputi konsolidasi perusahaan, pendataan anggota, serta kolaborasi dengan BPOM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

"Selain itu kita juga merencanakan pelatihan untuk memperkuat SDM para pelaku usaha AMDK," singkat Azra'i. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: