Pasca Kebakaran Hebat, Kemendes Tinjau Pasar Sido Mukti
PADANG JAYA - Tiga bulan pasca peristiwa kebakaran yang menghanguskan puluhan los pasar Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya, Bengkulu Utara mendapat angin segar.
Pasalnya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bengkulu melakukan peninjauan langsung ke lokasi Pasar Desa Sido Mukti, Selasa (9/6/2026).
Kunjungan ini merupakan wujud respons cepat dan asistensi langsung terhadap usulan yang telah diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.
Tim dari Kemendes PDT dan Dinas PMD Provinsi turun langsung tidak hanya membahas proposal di ruang rapat bersama Pemerintah Daerah, tetapi juga mengamati kondisi terkini langsung bangunan pasar yang masih menyisakan puing-puing kebakaran .
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Bengkulu Utara, Fitriyansyah, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap nasib pasar desa tersebut.
Pihaknya menegaskan bahwa pembangunan kembali Pasar Sido Mukti menjadi prioritas utama karena perannya yang vital bagi warga.
“Semoga perhatian dan sinergi yang ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas PMD serta jajaran Kemendes PDT, akan membawa dampak positif bagi pedagang yang ada di Pasar Sido Mukti,” terang Sekda.
Sementara. Kepala Desa Sido Mukti, Suyanto, menyambut baik kedatangan tim dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
Bahwasanya, dengan hadirnya kementerian di desanya akan menjadi harapan dan peluang besar akan dibangunnya pasa tersebut.
"Kami sangat menyambut baik kunjungan ini. Semoga proposal usulan pembangunan Pasar desa kami yang terdampak kebakaran segera dibangun oleh pemerintah pusat," ujarnya dengan penuh harap.
Suyanto juga menekankan betapa krusialnya pasar tersebut. Karena pembangunan atau revitalisasi pusat jual beli didesanya menjadi kelangsungan hidup masyarakat.
"Pasar ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat desa dan Kecamatan Padang Jaya," tegasnya.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat (27/3/2026) lalu menghanguskan sedikitnya 17 los pasar dan menyebabkan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.
Dengan adanya peninjauan ini, Dinas PMD Provinsi dan Kemendes PDT menyatakan akan segera melakukan verifikasi dan pengawalan terhadap proposal agar dapat segera diakomodir oleh pemerintah pusat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: