Kemenag Mukomuko Komitmen Jaga Harmoni Umat di Mukomuko
Kemenag Mukomuko saat menggekar rapat lintas sektoral untuk menjaga harmoni umat-Radar Utara/ Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Untuk menjaga ketenteraman dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Mukomuko, menjadi komitmen Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mukomuko. Bersama Kejaksaan Negeri Mukomuko, Kemenag memperkuat langkah pengawasan terhadap aliran keagamaan dan kepercayaan melalui forum diskusi kelompok terarah.
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang strategis membangun kewaspadaan kolektif. Peserta yang terdiri dari jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) serta tenaga pendidik madrasah tampak serius mengikuti setiap sesi, menyimak materi sekaligus berbagi pengalaman lapangan yang selama ini mereka temui di tengah masyarakat.
Hadir sebagai narasumber, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Mukomuko dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
“Peran aktif semua elemen sangat dibutuhkan. Bukan hanya untuk mengawasi, tetapi juga melakukan pembinaan agar masyarakat tetap berada dalam koridor kehidupan beragama yang damai dan saling menghormati,” tegas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko, H. Widodo, SH.I, MAP.
Diskusi berlangsung dinamis. Sejumlah peserta mengungkapkan berbagai persoalan yang mereka temui di wilayah tugas masing-masing, mulai dari munculnya pemahaman keagamaan yang eksklusif hingga tantangan menjaga keseimbangan antara kebebasan berkeyakinan dan ketertiban sosial.
Widodo, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat moderasi beragama. Ia menilai, kolaborasi antara Kemenag, kejaksaan, dan pemerintah daerah merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial.
“Sinergi ini harus terus dirawat. Kita ingin memastikan bahwa kehidupan beragama di Mukomuko tetap harmonis, aman, dan kondusif. Ini juga menjadi langkah preventif agar tidak ada paham yang berpotensi memecah belah masyarakat,” katanya.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama bahwa menjaga kerukunan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
"Dengan pengawasan yang terarah dan pembinaan yang berkelanjutan, Mukomuko diharapkan tetap menjadi daerah yang damai, religius, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: