Sensus Ekonomi 2026, Warga Diminta Jujur Berikan Data Faktual Ekonomi Terkini

Sensus Ekonomi 2026, Warga Diminta Jujur Berikan Data Faktual Ekonomi Terkini

Petugas sensus ekonomi saat mengikuti bimtek yang digelar BPS Bengkulu Utara, beberapa hari lalu-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mulai digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui petugas sensus yang sebelumnya, telah mengikuti tahapan rekrutmen dan pelatihan. 

Kegiatan pendataan ini dilakukan secara door to door guna memperoleh gambaran riil kondisi ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan sensus tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kecamatan Putri Hijau. Camat Putri Hijau, K. Agus Mujahidin, S.Sos., M.Si.

Camat berharap, masyarakat dapat menerima dengan baik kehadiran petugas sensus yang mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan pendataan.

Menurut Agus Mujahidin, keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi menjadi faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

BACA JUGA:BPS Bimtek 318 Petugas Sensus Ekonomi, Pertengahan Juni Mulai Data Warga Bengkulu Utara

 Ia meminta masyarakat menyampaikan data yang akurat, jujur dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus.

“Kami berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data yang benar sesuai kondisi yang ada. Data yang disampaikan masyarakat juga dijamin kerahasiaannya,” ujar Agus Mujahidin.

Ia menjelaskan, hasil sensus ekonomi nantinya akan menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan dan program bantuan kepada masyarakat. 

Karena itu, keakuratan data yang dihimpun akan sangat menentukan ketepatan sasaran berbagai program pemerintah di masa mendatang.

Menurutnya, apabila data yang diperoleh lengkap dan sesuai kondisi riil masyarakat, maka pemerintah akan lebih mudah dalam menentukan arah kebijakan.

BACA JUGA:BPS Bimtek 318 Petugas Sensus Ekonomi, Pertengahan Juni Mulai Data Warga Bengkulu Utara

Mulai dari program pemberdayaan ekonomi hingga penyaluran berbagai bentuk bantuan yang dibutuhkan masyarakat.

“Data sensus ini menjadi acuan pemerintah dalam menyusun kebijakan. Jika datanya akurat, maka program yang dilaksanakan pemerintah juga akan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: