Program GOR Mini Disambut Antusias, Kecamatan Petakan Lokasi dan Lahan

Program GOR Mini Disambut Antusias, Kecamatan Petakan Lokasi dan Lahan

Camat Marga Sakti Sebelat (MSS), Eri Zull, S.Pt-Istimewa -

RADARUTARA.ID - Upaya Bupati Bengkulu Utara dalam memperjuangkan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) mini di 19 kecamatan mendapat sambutan positif dari pemerintah kecamatan maupun desa. 

Antusiasme tersebut mulai terlihat melalui langkah sejumlah kecamatan yang saat ini fokus melakukan pemetaan lokasi sebagai persiapan usulan pembangunan fasilitas olahraga tersebut.

Pemetaan dilakukan untuk menentukan desa yang dinilai paling siap menjadi pusat pembangunan GOR mini dengan mempertimbangkan berbagai persyaratan, terutama kesiapan lahan. 

Pemerintah daerah menargetkan setiap lokasi yang diusulkan memiliki ketersediaan lahan minimal satu hektare untuk mendukung pembangunan fasilitas olahraga tersebut.

Camat Ulok Kupai, Kadino, S.Sos, melalui Sekretaris Kecamatan, Juliarto, S.IP, membenarkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pemetaan.

Guna menyambut program pembangunan GOR mini yang diinisiasi Bupati Bengkulu Utara.

Menurutnya, proses pemetaan penting dilakukan agar usulan yang disampaikan nantinya benar-benar memenuhi syarat yang telah ditetapkan, khususnya terkait ketersediaan lahan.

“Saat ini kami masih melakukan pemetaan. Fokusnya adalah menentukan desa yang paling memungkinkan untuk menjadi pusat pembangunan GOR mini.Dengan mempertimbangkan kesiapan lahan sesuai ketentuan yang ada,” ujar Juliarto.

Ia menjelaskan, penyediaan lahan sering kali menjadi tantangan utama dalam merealisasikan program pembangunan.

 Karena itu, pihak kecamatan berupaya memastikan lokasi yang diusulkan benar-benar siap sehingga tidak menimbulkan kendala pada tahap berikutnya.

Sementara ini, Desa Tanjung Dalam dinilai memiliki potensi yang cukup besar untuk menjadi lokasi pembangunan GOR mini. 

Namun demikian, Juliarto menegaskan bahwa keputusan tersebut belum final karena proses pemetaan masih berlangsung.

“Desa Tanjung Dalam memang cukup potensial, tetapi hingga saat ini belum ada keputusan final. Kesempatan bagi desa-desa lain yang mampu mendukung penyediaan lahan masih sangat terbuka,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Camat Marga Sakti Sebelat, Eri Zull, S.Pt. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: