Transparansi dan Akuntabilitas Teruji, Kemenag Mukomuko Raih Peringkat II IKPA 2026
Kemenag Mukomuko Raih Peringkat II IKPA 2026 dari KPPN-Radar Utara/Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang profesional kembali ditunjukkan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko. Pada Semester I Tahun Anggaran 2026, instansi ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat kedua Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik untuk kategori satuan kerja dengan pagu anggaran di atas Rp3 miliar.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mukomuko sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pelaksanaan anggaran yang dinilai unggul. Penilaian IKPA sendiri mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kualitas perencanaan anggaran, tingkat penyerapan, ketepatan penyelesaian tagihan, hingga kepatuhan dalam pengelolaan administrasi keuangan negara.
Capaian ini menegaskan bahwa Kemenag Mukomuko tidak hanya fokus pada pelaksanaan program, tetapi juga memastikan setiap proses pengelolaan anggaran berjalan efektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Kepala Kantor Kemenag Mukomuko, H. Widodo, SHI, MAP, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan sinergi seluruh jajaran di lingkungan Kemenag Mukomuko.
“Prestasi ini adalah hasil dari komitmen bersama dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran. Kami terus berupaya memastikan setiap rupiah yang dikelola dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa capaian tersebut tidak akan membuat pihaknya berpuas diri. Justru, penghargaan ini dijadikan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam pengelolaan keuangan negara yang semakin berkualitas dan berintegritas.
Lebih lanjut, Widodo menambahkan bahwa penguatan sistem perencanaan, peningkatan disiplin dalam pelaporan, serta konsistensi dalam kepatuhan administrasi menjadi kunci utama dalam meraih hasil tersebut. Sinergi antar unit kerja juga dinilai berperan besar dalam menjaga stabilitas dan ketepatan pelaksanaan anggaran.
"Dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan mampu terus mempertahankan bahkan meningkatkan capaian di periode berikutnya. Dan keberhasilan ini diharapkan dapat berdampak langsung pada optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: