UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga di Bengkulu Go Internasional
Oase Gallery yang merupakan UMKM binaan Pertamina Patra Niaga-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.ID - Oase Gallery yang merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina Patra Niaga di Provinsi Bengkulu, sejak sembilan tahun terakhir produknya berhasil mengepakkan saya Go Internasional.
Keberhasilan itu tak lepas dari langkah pertama yang dilakukan Oase Gallery, yakni memasarkan kain dan pakaian bermotif Batik Besurek ke Malaysia pada tahun 2017 lalu.
"Hampir memasuki satu dekade, kami secara rutin melakukan pengiriman produk, tiga hingga empat kali ke Malaysia dan Singapura," ungkap Owner Oase Gallery, Fitria Gustina.
Menurut Fitria, produk yang dikirimnya itu, tersimpan kekayaan budaya Bengkulu yang diwujudkan melalui motif khas Batik Besurek. Mulai dari kaligrafi Arab gundul, Bunga Rafflesia, hingga ragam flora dan fauna lokal.
BACA JUGA:Camat Marga Sakti Sebelat Minta Dapur MBG Libatkan UMKM Lokal dan Laporan Berkala
"Yan kami tuangkan dalam karya buatan tangan dengan memadukan nilai budaya, religi dan identitas daerah," kata Fitria.
Keunikan ini, lanjut Fitria, ternyata mampu membuat produk Oase Gallery, mendapatkan sambutan positif dari para pembeli mancanegara.
"Bagi kami keberhasilan membawa Batik Besurek melintasi batas negara, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri. Ke depan, kami berharap dapat mengikuti lebih banyak event internasional, khususnya di Eropa," harap Fitria.
Fitria mengaku, perjalanan Oase Gallery menuju pasar global, tak terlepas dari pendampingan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sejak 2019.
"Dukungan yang diberikan kepada kami meliputi penguatan sarana produksi, pelatihan manajemen usaha, hingga fasilitasi keikutsertaan dalam berbagai pameran yang membuka akses pasar lebih luas," papar Fitria.
BACA JUGA:Mengenal Sejarah Batik ChaCha Mentari, Dari Daerah Berhasil Menari di Even Nasional
Fitria menambahkan, seiring berkembangnya usaha, Oase Gallery kini mampu mencatat omzet sekitar Rp50 juta per bulan dan memberdayakan enam tenaga kerja.
"Saat permintaan terus meningkat, sehingga kami menggandeng pengrajin lokal untuk membantu proses produksi. Dengan demikian, manfaat ekonomi dirasakan masyarakat lainnya dan warisan budaya Bengkulu terjaga," tambah Fitria.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi mengatakan, perkembangan Oase Gallery menunjukkan potensi besar UMKM lokal untuk bersaing di tingkat internasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: