Dua SPPG di Mukomuko Stop Beroperasi, Ribuan Anak Kehilangan Akses MBG
(Ilustrasi) Dua SPPG di Mukomuko Stop Beroperasi, Ribuan Anak Kehilangan Akses MBG-Istimewa -
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Ribuan anak di Kabupaten Mukomuko untuk sementara waktu harus menahan harapan mendapatkan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digaungkan pemerintah pusat. Pasalnya, dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah ini dilaporkan berhenti beroperasi.
Informasi yang dihimpun, dua SPPG tersebut masing-masing berada di Kecamatan Pondok Suguh dan di wilayah Kota Mukomuko. Terhentinya operasional fasilitas layanan gizi ini berdampak langsung pada distribusi bantuan makanan bergizi kepada anak-anak yang selama ini menjadi sasaran program.
Kondisi ini pun memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pasalnya, program MBG digadang-gadang sebagai salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak serta menekan angka stunting di daerah.
Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Mukomuko, M. Sukri, saat dikonfirmasi Radar Utara membenarkan bahwa dua SPPG tersebut saat ini tidak beroperasi. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penghentian tersebut bersifat sementara, bukan permanen.
“Benar, ada dua SPPG yang saat ini berhenti beroperasi. Tetapi ini bukan penutupan permanen. Saat ini sedang dilakukan perbaikan fasilitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” jelas Sukri.
Menurutnya, langkah perbaikan ini justru merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan layanan yang diberikan ke depan lebih optimal, baik dari sisi kualitas makanan maupun standar operasional pelayanan.
Ia juga memastikan bahwa setelah proses pembenahan selesai, kedua SPPG tersebut akan kembali beroperasi seperti sediakala dan menyalurkan kembali program MBG kepada para penerima manfaat.
“Kami minta masyarakat tetap tenang. Ini hanya sementara. Setelah perbaikan rampung, operasional akan kembali normal,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: