Jembatan Lubuk Silandak Dikaji Ulang ULP, Tahap Pengadaan Mulai Bergulir

Jembatan Lubuk Silandak Dikaji Ulang ULP, Tahap Pengadaan Mulai Bergulir

Jembatan Lubuk Silandak masih dalam proses kaji ilang ULP. Untuk akses, warga masih menga dalam rakit-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Proses pembangunan Jembatan Lubuk Silandak di Kabupaten Mukomuko mlali dikebu. Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah memfokuskan percepatan pada kaji ulang dokumen di Unit Layanan Pengadaan (ULP) sebagai pintu awal dimulainya proses lelang pekerjaan fisik.

Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Ir Apriansyah, ST, MT menegaskan bahwa seluruh dokumen perencanaan proyek saat ini sedang dalam tahap review akhir sebelum diserahkan secara resmi ke kelompok kerja (pokja) pengadaan di ULP.

“Sekarang ini kita fokus pada kaji ulang, baik dari sisi teknis desain maupun kesiapan administrasi pengadaan. Setelah itu rampung, baru kita dorong masuk ke ULP untuk proses lelang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kaji ulang tersebut menjadi langkah penting guna memastikan seluruh perencanaan telah sesuai dengan kondisi lapangan serta kemampuan anggaran yang tersedia dalam APBD 2026 sebesar Rp1,9 miliar.

BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Segera Garap Jembatan Lubuk Silandak, Target Tuntas September

Menurutnya, penyesuaian dalam review tidak hanya menyangkut aspek teknis konstruksi, tetapi juga efisiensi pelaksanaan agar proyek tetap berjalan tanpa kendala di tahap pengadaan.

“Ini bukan sekadar formalitas. Kita ingin saat masuk ke ULP, dokumen sudah benar-benar matang sehingga tidak ada hambatan saat proses tender berlangsung,” tegasnya.

Apriansyah menambahkan, setelah proses kaji ulang dinyatakan final, dokumen akan segera dilimpahkan ke ULP untuk tahapan pemilihan penyedia jasa, termasuk konsultan pengawasan dan pelaksana fisik.

Ditargetkan, dalam waktu dekat proses pengadaan sudah mulai berjalan. Pemerintah daerah berharap tahapan di ULP dapat berlangsung cepat dan transparan sehingga pekerjaan fisik tidak mengalami keterlambatan.

Di sisi lain, ia juga mengakui bahwa pembangunan Jembatan Lubuk Silandak dilakukan secara bertahap. Pada tahun anggaran 2026 ini, pekerjaan difokuskan pada struktur utama seperti pembangunan penyangga, pemasangan rangka jembatan, serta kebutuhan teknis lainnya.

BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Segera Garap Jembatan Lubuk Silandak, Target Tuntas September

Sementara itu, beberapa item pekerjaan seperti lantai jembatan direncanakan akan dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya.

“Yang kita kejar sekarang adalah struktur utama dulu. Harapannya, jembatan sudah bisa difungsikan meski belum sepenuhnya selesai,” jelasnya.

Dengan masuknya tahap kaji ulang di ULP, proyek Jembatan Lubuk Silandak kini berada di jalur percepatan. Pemerintah optimistis, jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, maka pekerjaan fisik dapat segera dimulai dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas wilayah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: