Dua MTsN di Mukomuko Dapat Proyek Perpustakaan dan Labor Skema SBSN
Pembangunan gedung perpustakaan dan laboratorium skema SBSN resmi dimulai-Radar Utara/ Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan berbasis madrasah kembali dibuktikan. Pada tahun anggaran 2026, dua Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kabupaten Mukomuko mendapatkan alokasi pembangunan gedung perpustakaan dan laboratorium dua lantai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Dua lembaga pendidikan yang dimaksud yakni MTsN 5 Mukomuko dan MTsN 4 Mukomuko. Pembangunan ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di daerah, sekaligus wujud nyata perhatian pemerintah dalam menciptakan sarana belajar yang modern, representatif, dan berstandar nasional.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko, H. Widodo, SH.I, MAP, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pembangunan tersebut menggelontorkan anggaran yang tidak sedikit. Setiap madrasah mendapatkan alokasi sekitar Rp5 miliar untuk pembangunan fasilitas tersebut.
“Ini merupakan langkah besar dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Mukomuko. Dengan anggaran sekitar Rp5 miliar per sekolah, tentu kita berharap hasilnya benar-benar maksimal dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh siswa maupun tenaga pendidik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk MTsN 5 Mukomuko, pembangunan gedung laboratorium dan perpustakaan sebenarnya telah dimulai pada tahun sebelumnya. Di tahun 2026 ini, proyek tersebut memasuki tahap penyelesaian hingga tuntas. Artinya, dalam waktu dekat fasilitas tersebut sudah bisa digunakan secara penuh.
Sementara itu, untuk MTsN 4 Mukomuko, pembangunan dilakukan dari tahap awal. Di tahun 2026 ini, proyek dikerjakan secara menyeluruh hingga mencapai 100 persen. Saat ini, proses pembangunan telah dimulai dan terus dikebut sesuai target yang telah ditetapkan.
Widodo menambahkan, kehadiran gedung perpustakaan dan laboratorium yang memadai bukan sekadar pembangunan fisik semata, tetapi menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang unggul, cerdas, dan berkarakter.
“Perpustakaan akan menjadi pusat literasi, sementara laboratorium menjadi sarana penguatan praktik ilmu pengetahuan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Lebih jauh, ia berharap seluruh pihak, baik sekolah maupun masyarakat, dapat bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya. Sebab, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan, tetapi juga dari sejauh mana dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Dengan adanya dukungan SBSN ini, madrasah di Mukomuko semakin menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Harapan pun tumbuh, agar ke depan semakin banyak program pembangunan serupa yang menyentuh langsung kebutuhan pendidikan di daerah.
"Pembangunan ini bukan sekadar proyek, melainkan simbol harapan dan langkah nyata menuju masa depan pendidikan Mukomuko yang lebih cerah dan bermartabat," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: