Diduga Pacari Siswi SMK & Kepergok Warga Saat Malam Hari, Oknum Kades Dipolisikan
Ilustrasi Diduga Pacari Siswi SMK & Kepergok Warga Saat Malam Hari, Oknum Kades Dipolisikan-Ist-
RADARUTARA.ID - Oknum kepala desa di Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, dikabarkan harus berurusan dengan penegak hukum atau pihak kepolisian.
Oknum kepala desa berinisial MNW tersebut, diduga tersandung persoalan sosial setelah sebelumnya, dikabarkan terpergok berpacaran dengan seorang gadis yang masih berstatus siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, persoalan tersebut diduga telah bergulir ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bengkulu Utara.
Langkah hukum itu diambil setelah upaya penyelesaian secara kekeluargaan yang dilakukan antara kedua belah pihak, dikabarkan tidak menemukan titik terang.
Sebelumnya, komunikasi antara oknum kades MNW dengan keluarga gadis tersebut disebut-sebut sempat berjalan dengan upaya persuasif.
Bahkan, oknum kades ini dikabarkan telah menyatakan kesediaan untuk bertanggung jawab dengan menikahi sang gadis.
Namun, proses musyawarah dan mufakat yang dilakukan, tidak berjalan sesuai harapan keluarga perempuan sehingga persoalan tersebut akhirnya dibawa ke ranah hukum.
Sejumlah anggota keluarga gadis tersebut membenarkan bahwa laporan telah disampaikan kepada pihak kepolisian.
Untuk diketahui, peristiwa oknum kades diduga berpacaran atau sedang berduaan bersama siswi SMK dimalam hari itu, terungkap sekitar seminggu lalu atau tepatnya, awal Juni 2026.
** Oknum Kades Tak Menyangkal, Siap Bertanggungjawab
Saat dikonfirmasi Radar Utara, 9 Juni 2026, MNW tidak menampik adanya persoalan yang saat ini menyeret namanya.
Ia mengakui bahwa sebelumnya, sempat terpergok berpacaran dengan seorang gadis yang masih berstatus siswi SMK pada malam hari.
MNW menegaskan bahwa dirinya siap bertanggung jawab atas persoalan tersebut.
Bahkan, ia memastikan telah berkomitmen untuk menikahi gadis yang bersangkutan.
"Saya bertanggung jawab dan siap menikahi yang bersangkutan. Mengenai kabar laporan ke polisi, saya baru mengetahui informasi itu pagi ini," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: