PPDB SMA 2026 Gunakan Sistem Domisili, Sekolah Terdekat Jadi Prioritas
(Ilustrasi) PPDB SMA 2026 Gunakan Sistem Domisili, Sekolah Terdekat Jadi Prioritas-Foto: Unsplash-
RADARUTARA.ID - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK dan sederajat untuk tahun ajaran 2026 diagendakan resmi dibuka pada 2 Juni 2026 mendatang.
Pada momentum penerimaan siswa baru tahun ini, pihak sekolah memastikan tidak ada regulasi baru yang dinilai menghambat keinginan calon siswa dalam memilih sekolah yang diinginkan.
Kepala SMAN 15 Bengkulu Utara, Agus Wagito, M.Pd, mengungkapkan bahwa ketentuan penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026 secara umum masih sama seperti tahun sebelumnya.
Meski penerimaan siswa baru tetap dibagi dalam beberapa jalur seleksi, namun untuk sistem zonasi dipastikan sudah tidak lagi diberlakukan.
Menurut Agus, saat ini mekanisme penerimaan siswa baru lebih menitikberatkan pada sistem domisili tempat tinggal calon siswa.
BACA JUGA:Zonasi PPDB 2026 Tetap Berlaku, Kelebihan Siswa Dialihkan ke Luar Wilayah
Dengan sistem tersebut, para calon siswa diberikan keleluasaan memilih sekolah yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal mereka.
“Pada prinsipnya aturan PPDB tahun ini masih sama seperti sebelumnya. Hanya saja sistem zonasi sudah tidak diberlakukan lagi dan saat ini lebih mengacu pada domisili calon siswa,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, sistem domisili dinilai lebih memudahkan masyarakat dibandingkan ketika sistem zonasi masih diterapkan.
Sebab, pada sistem sebelumnya tidak sedikit calon siswa maupun orang tua yang merasa terbatas dalam menentukan pilihan sekolah akibat aturan zonasi yang cukup ketat.
Dengan sistem domisili, kata Agus, calon siswa tetap memiliki kesempatan memilih sekolah yang dianggap paling dekat dan mudah dijangkau dari tempat tinggal mereka.
BACA JUGA:Zonasi PPDB 2026 Tetap Berlaku, Kelebihan Siswa Dialihkan ke Luar Wilayah
Hal itu juga dinilai lebih realistis dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat.
Meski demikian, Agus menegaskan bahwa penerapan sistem domisili tetap mempertimbangkan faktor kedekatan antara tempat tinggal calon siswa dengan sekolah tujuan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: