BLT-DD Januari–Maret Disalurkan, Pemdes Tanjung Harapan Percepat Serapan Anggaran

BLT-DD Januari–Maret Disalurkan, Pemdes Tanjung Harapan Percepat Serapan Anggaran

Blt dd dan honor lembaga Desa Tanjung Harapan-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Pemerintah Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, terus menggenjot percepatan serapan anggaran Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026. 

Upaya tersebut diwujudkan melalui realisasi sejumlah program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat.

Salah satu bentuk percepatan itu terlihat dari penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 5 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

Penyaluran dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, terhitung sejak Januari hingga Maret 2026. 

Selain itu, pemerintah desa juga telah merealisasikan pembayaran honor bagi lembaga desa sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja unsur kelembagaan.

Kepala Desa Tanjung Harapan, Ari Sanjaya, mengatakan bahwa penyaluran BLT-DD dan pembayaran honor lembaga merupakan bagian dari realisasi program Dana Desa Tahap I tahun ini.

“Penyaluran ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.Sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada lembaga desa yang selama ini berperan aktif dalam mendukung program kerja pemerintah desa,” ujar Ari.

Ia mengakui, pada tahun anggaran 2026 ini, desa mengalami keterbatasan dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang bersumber dari dana desa. 

Hal tersebut disebabkan adanya pemangkasan anggaran yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah desa dalam menjalankan program-program skala prioritas. 

Ari Sanjaya tetap optimistis bahwa dengan memaksimalkan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang dimiliki, target kerja desa masih dapat dicapai.

“Walaupun anggaran terbatas, kami tetap berupaya semaksimal mungkin agar program prioritas desa bisa berjalan. Kami juga berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini dan tetap menjaga kekompakan,” tambahnya.

Lebih jauh Kades menegaskan, kekompakan antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi keterbatasan anggaran. 

Dengan semangat kebersamaan, pemerintah desa optimistis seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: