Bocah 9 Tahun di Lubuk Sanai III Positif DBD, Jalani Perawatan di RSUD
Terlihat korban saat menjalani perawatan akibat mengindap DBD-Radar Utara / Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Ancaman demam berdarah dengue (DBD) kembali nyata.
Faisal, seorang bocah berusia 9 tahun, warga Desa Lubuk Sanai III, Kecamatan XIV Koto, dinyatakan positif terjangkit penyakit tersebut setelah menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas medis di RSUD Mukomuko, Selasa malam, 21 April 2026.
Hingga Rabu ini, korban masih menjalani perawatan di RSUD Mukomuko.
Kondisinya terus dipantau tenaga kesehatan guna mencegah komplikasi yang kerap muncul pada kasus DBD, terutama pada anak-anak.
Orang tua korban, Kusmoyo, membenarkan bahwa anaknya tengah dirawat akibat DBD.
Ia mengungkapkan, gejala awal yang dialami anaknya berupa demam tinggi yang tidak kunjung turun, disertai lemas dan penurunan kondisi fisik secara cepat.
"Sebelumnya, anak kami juga muntah-muntah. Saya pikir awalnya kena lambung, ternyata DBD," katanya.
Kasus ini kembali menjadi pengingat serius bagi masyarakat bahwa DBD masih menjadi ancaman yang tidak bisa dianggap remeh.
Penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti ini kerap meningkat saat kondisi lingkungan tidak terjaga, terutama dengan adanya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
Warga pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan.
Langkah sederhana seperti menguras tempat penampungan air, menutup wadah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta mengubur barang bekas yang dapat menampung air hujan dinilai efektif menekan penyebaran DBD.
"Kami juga berharap agar pihak yang terkait ikut membantu menangani permasalahan ini agar warga lainnya tidak terkena penyakit yang sama," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: