Pasarkan Produk IKM di Medsos, Dewi Coryati: Gunakan Strategi yang Tepat

Pasarkan Produk IKM di Medsos, Dewi Coryati: Gunakan Strategi yang Tepat

Dewi Coryati saat melihat dan mencicipi produk IKM Bengkulu disela-sela pelatihan program PKPRIM BRIN-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Media Sosial (Medsos) merupakan salah satu ruang digital yang dinilai tepat, termasuk dalam memasarkan produk Industri Kecil Menengah (IKM).

Meskipun demikian dalam memasarkan produk dengan memanfaatkan media sosial, para pelaku IKM tetap harus memiliki strategi yang tentunya tidak cukup dengan hanya sebatas memposting foto atau video saja.

Anggota Komisi X DPR RI, Dr. H. Dewi Coryati mengatakan, Provinsi Bengkulu memiliki berbagi produk IKM yang luar biasa. Bahkan produk yang dihasilkan, rasanya sudah mengikuti perkembangan zaman.

"Baik itu produk makanan, minuman dan lainnya," ujar Dewi disela-sela pelatihan Program Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi pada Masyarakat (PKPRIM), Minggu 12 April 2026.

Seperti, lanjut Dewi, kue Perut Punai, Cucur, minuman kekinan, kain Basurek dan lainnya. Hanya saja apapun produknya, tanpa ditopang dengan strategi pemasaran yang baik, jangan berharap penjualan bisa meningkat.

"Sebagai bentuk support atau dukungan, kita gelar pelatihan ini untuk pelaku IKM di Bengkulu," tegas Dewi yang juga menyatakan pelatihan itu merupakan kolaborasi Komisi X DPR RI dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Menurut Dewi, untuk hari ini support yang diberikan berupa pelatihan, agar pelaku IKM di Bengkulu dapat mempromosikan produknya melalui media sosial.

"Pelaku IKM tentu harus bisa memanfaatkan medsos, yang merupakan salah satu ruang digital untuk memasarkan atau memromosikan produknya. Dalam pemanfaatannya juga harus menggunakan strategi yang tepat," tegas Dewi.

Dewi menambahkan, melalui pelatihan ini, pelaku IKM tentunya tidak hanya disuguhkan tentang cara posting foto dan video saja, tapi juga belajar strateginya.

"Seperti bagaimana menarasikan produk agar menarik, memahami apa yang disukai pembeli dan memperluas jangkauan dalam memasarkan produk," tambah Dewi dalam pelatihan dengan tema Strategi Medsos untuk IKM.

Sehingga, sambung Dewi, nantinya para pelaku IKM di Bengkulu, dengan keberadaan Medsos menjadi jago jualan dan pintar membaca peluang. 

"Kita pun berharap setelah pelatihan ini, jualan para pelaku IKM di Bengkulu semakin laris, usahanya kian besar dan perekonomian keluarga menjadi lebih kuat," harap Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Lebih lanjut Dewi mengemukakan, terkait pemasaran produk IKM ini, tetap dibutuhkan yang namanya dukungan dan dorongan pemerintah daerah (Pemda).

"Peran itu bisa diberikan pemda dengan menggelar pelatihan, memudahkan akses bagi pelaku IKM dalam kepengurusan perizinan dan lainnya. Sehingga ke depan dari sektor IKM ini, bisa menumbuhkan ekonomi daerah," singkat Dewi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: