Groundbreaking Jembatan Perintis Garuda di Batik Nau, Bupati: TNI AD Hadir Untuk Rakyat
Groundbreaking Jembatan Perintis Garuda di Batik Nau, Bupati: TNI AD Hadir Untuk Rakyat-Radar Utara / Abdul Gafur-
BATIKNAU, RADARUTARA.ID - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara bersama jajaran Kodim 0423/BU resmi memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV Kodam XXI/Radin Inten Tahun 2026.
Kegiatan groundbreaking ditandai dengan peletakan batu pertama yang berlangsung di Desa Pagar Ruyung, Kecamatan Batik Nau, pada Rabu (1/4/2026).
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI AD yang hadir langsung membantu pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.
Menurutnya, kehadiran TNI memberikan solusi cepat bagi kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini terkendala akses antardesa.
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Segera Garap Jembatan Lubuk Silandak, Target Tuntas September
"Jika pembangunan jembatan ini dibangun lewat pemerintah membutuhkan waktu lama.
Alhamdulillah melalui sinergi dan kolaborasi dengan TNI, maka jembatan gantung yang menghubungkan dua desa ini langsung dibangun," ujar Bupati Arie dalam sambutannya di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Kodim 0423 Bengkulu Utara terhadap kesulitan warga, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di daerah terpencil.
Sementara itu, Komandan Kodim 0423/BU yang diwakili oleh Kasdim Kodim 0423/BU, Mayor Kav Cinta Harmedi, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA:Diperbaiki PT SIL, Jembatan Sungai Urai Kini Lebih Kokoh Untuk Memperlancar Akses Warga
"Di Kabupaten Bengkulu Utara, TNI akan melakukan pembangunan dua jembatan.
Yaitu Desa Pagar Ruyung Kecamatan Batik Nau dan Desa Kuala Langi, Kecamatan Ketahun. Kegiatan ini merupakan program Presiden RI, Prabowo Subianto melalui TNI AD," tegas Mayor Kav Cinta Harmedi.
Dengan adanya dua titik pembangunan jembatan tersebut, diharapkan mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses layanan publik dapat kembali lancar.
“Semoga pembangunan jembatan ini bermanfaat untuk masyarakat Desa Pagar Ruyung dan masyarakat Kecamatan Batik Nau,” harapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: