Duel Maut di Lembah Duri, Sengketa Tanah Eks Tambang Diduga Renggut Nyawa
Korban terluka parah diduga dipicu konflik lahan-Radar Utara / Sigit Haryanto-
RADARUTARA.ID - Peristiwa berdarah menggegerkan Dusun Lembah Duri, Desa Air Sebayur, Kecamatan Pinang Raya, Rabu 1 April 2026 siang.
Insiden yang diduga dipicu konflik lahan eks tambang milik RGT itu menyebabkan satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Data yang dihimpun Radar Utara di lapangan, peristiwa tersebut diduga melibatkan duel atau aksi saling bacok antara dua orang.
Akibat kejadian itu, korban berinisial IS, yang diketahui merupakan warga asal Bintunan dan kini berdomisili di Dusun Lembah Duri, mengalami luka bacok serius pada bagian paha kaki kanan.
Korban diduga mengalami pendarahan hebat akibat luka tersebut hingga akhirnya dikabarkan meninggal dunia.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti siapa pelaku utama dalam peristiwa berdarah itu.
Motif yang memicu bentrokan juga masih belum dapat dipastikan.
BACA JUGA:Aspirasi IPR Tambang Emas Lebong Tandai ke Bupati, Pemkab Bakal Fasilitasi Audiensi
Namun dugaan sementara, insiden ini berkaitan dengan konflik tanah di kawasan eks tambang milik RGT.
Camat Pinang Raya, Suharno, S.Pd, saat dikonfirmasi Radar Utara, membenarkan adanya peristiwa pem***okan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
“Benar, (ada kejadian di Lembah Duri). Kalau dalam laporan yang kita terima, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Untuk motif pastinya kami juga belum mengetahui,” ujar camat.
Ia menjelaskan, saat ini aparat kepolisian dari Polsek Ketahun dan Polres Bengkulu Utara sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Kapolsek Ketahun, AKP Rastyono, SH, tak menyangkal kasus duel berdarah yang sudah dalam penanganan pihak kepolisian.
BACA JUGA:Aspirasi IPR Tambang Emas Lebong Tandai ke Bupati, Pemkab Bakal Fasilitasi Audiensi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: