Dampak Pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai, Pabrik CPO PT SIL Hentikan Pembelian TBS Sawit

Dampak Pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai, Pabrik CPO PT SIL Hentikan Pembelian TBS Sawit

--

PADANG JAYA, RADARUTARA.ID - Dampak pendangkalan alur pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Pabrik crude palm oil (CPO) PT Sandabi Indah Lestari di Kabupaten Bengkulu Utara mulai membatasi pembelian tandan buah segar (TBS) sawit.

 

Terutama, TBS milik masyarakat yang semestinya bisa dijual ke pabrik, harus menunda panen TBS.

 

Kepala Desa lubuk Banyau, Ahori Yanto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Dirinya mengaku, PT SIL sudah sejak Senin (12/5/2025) menghentikan pembelian TBS.

 

"Mulai Senin kemarin pabrik tidak terima TBS karena stok tank CPO penuh. Tapi, infonya di PT. SIL mulai besok dibuka dengan sistem buka tutup atau pembatasan," kata Ahori Yanto.

 

Ahori yang juga toke sawit di Desanya itu mengaku, produksi pengiriman ke pabrik selama ini perharinya sebanyak 30 ton, dengan harga di Pabrik Rp2.550 perkilogramnya.

 

Namun, saat ini dirinya harus mengalami penurunan penjualan dan juga membatasi pembelian TBS dari masyarakat.

 

"Ya namanya usaha mas, harus menerima resiko. Untuk saat ini selagi Pabrik PT SIL tutup kita jual ke PT BBS meskipun dengan tingkat sortir yang cukup tinggi dan merugikan petani," jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: