Efek Jangka Panjang Penggunaan Pil KB yang Harus Diketahui

Efek Jangka Panjang Penggunaan Pil KB yang Harus Diketahui

Efek Jangka Panjang Penggunaan Pil KB yang Harus Diketahui --

RADARUTARA.ID - Pil KB merupakan singkatan dari pil Keluarga Berencana, yakni obat yang mengandung hormon sintetis untuk mencegah kehamilan

Pil KB memiliki peran penting untuk menghambat atau mencegah ovulasi (pelepasan sel telur) dan membuat lendir serviks menjadi lebih kental sehingga sulit untuk dilalui sperma. 

Pil KB adalah salah satu metode kontrasepsi yang terkenal dan ampuh jika digunakan dengan benar. 

Penggunaan pil KB (kontrasepsi oral) dalam jangka panjang memang ampuh untuk mencegah kehamilan, tapi ada beberapa efek samping yang harus diperhatikan. 

Berikut ini efek samping pil KB jangka panjang :

1. Risiko Kanker - Penggunaan pil KB dalam waktu lama bisa meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker serviks. 

Tapi, pil KB juga diketahui menurunkan risiko kanker ovarium dan kanker endometrium.

2. Gangguan Siklus Menstruasi - Pil KB bisa menyebabkan perubahan pola menstruasi, seperti haid menjadi lebih ringan, tidak teratur, bahkan jadi tidak haid sama sekali. 

Beberapa wanita mengalami bercak darah di luar jadwal haid (spotting).

3. Efek Samping Hormonal - Penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan efek seperti kenaikan berat badan, nyeri payudara, mual, sakit kepala, migrain, hingga perubahan mood atau suasana hati. 

Sebagian wanita juga melaporkan penurunan gairah seksual dan vagina kering, yang bisa membuat hubungan intim terasa kurang nyaman.

4. Risiko Kardiovaskular - Pil KB jangka panjang sedikit meningkatkan risiko pembekuan darah, stroke, serangan jantung, khususnya bagi wanita usia di atas 35 tahun atau yang mempunyai riwayat merokok dan hipertensi.

5. Masalah Kesehatan Lain - Bisa meningkatkan risiko masalah tiroid akibat pengaruh estrogen terhadap produksi globulin yang mengikat hormon tiroid. 

Mengganggu aktivitas seksual lantaran produksi lendir vagina berkurang, sehingga menimbulkan rasa sakit ketika berhubungan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: