Bagaimana Hukum Mencabut Uban dalam Islam? Apakah Dibolehkan? Begini Penjelasannya

Bagaimana Hukum Mencabut Uban dalam Islam? Apakah Dibolehkan? Begini Penjelasannya

Bagaimana Hukum Mencabut Uban dalam Islam? Apakah Dibolehkan? Begini Penjelasannya--

RADARUTARA.ID- Proses penuaan pastilah terjadi pada setiap diri manusia, hal tersebut salah satunya ditandai dengan munculnya satu persatu uban pada rambut. Ada satu hal dan fakta menarik tentang uban dalam Islam sendiri melarang untuk mencabut uban pada rambut.

Seperti yang diungkapkan dalam sebuah buku yang berjudul ensiklopedia adab Islam menurut Alquran dan as-sunnah 2 yang ditulis oleh Abdul Aziz bin fathi as Sayyid nada terjemahan abu Ihsan Al atsari, bahwasanya nabi melarang seseorang untuk mencabut uban yang tumbuh di kepala ataupun jenggot.

Uban tersebut akan dicatat sebagai satu kebaikan dan dihapusnya satu keburukan manusia. Seperti yang ditulis di dalam sebuah hadis di mana Rasulullah SAW bersabda.

لَا تَنْتِفُوا الشَّيْبَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَشِيبُ شَيْبَةٌ فِي الْإِسْلَامِ إِلَّا كَانَتْ لَهُ نُورًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ، إِلَّا كَتَبَ اللَّهُ لَّهُ بِهَا حَسَنَةٌ وَحَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةٌ

Artinya: "Janganlah kalian mencabut uban. Tidaklah seorang muslim tumbuh satu helai uban di dalam Islam kecuali akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat, Allah akan mencatat baginya dengan satu uban satu kebaikan, atau Dia akan menghapus darinya satu dosa." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)

BACA JUGA:Anak laki-laki Batak Tidak Diperbolehkan Menikahi Janda, Ternyata Ini Sebabnya

Dengan tidak mencabut uban di rambut ataupun jenggot berarti kita telah mengikuti keteladanan nabi Muhammad SAW selain itu di dalam sebuah buku yang berjudul adab berpakaian dan berhias yang ditulis oleh syekh Abdul Wahab Abdussalam Thawilah, dijelaskan bahwasanya dilarang untuk mencabut uban sebab dengan mencabutnya sama saja mengubah ciptaan Allah SWT yang asli.

Dalam sebuah hadis lain Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang tumbuh uban dalam Islam maka uban itu kelak akan menjadi cahaya baginya di hari kiamat." 

Seseorang bertanya, "Ada orang-orang yang mencabut ubannya?"

Beliau menjawab, "siapa yang melakukannya berarti ia telah memadamkan cahayanya."

Dalam hadis lain dari ka'ab bin ujrah Ra perkata aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda "Barang siapa tumbuh uban dalam keadaan memeluk Islam maka kelak uban itu akan menjadi cahaya baginya di hari kiamat."

Rasulullah SAW dalam sebuah hadits juga menjelaskan tidak perlu malu ketika tumbuh uban. Sebab, uban merupakan sebuah tanda kewibawaan.

BACA JUGA:Bacaan Doa dan Dzikir Ketika Ada Petir, Yuk Amalkan Saat Hujan Deras

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Yahya bin Sa'id bahwa ia pernah mendengarkan Sa'id bin Al-Musayyib yang bercerita bahwa Nabi Ibrahim AS adalah orang pertama yang menjamu tamu, manusia pertama yang berkhitan, manusia pertama yang memotong kumisnya, manusia pertama yang melihat ubannya. Nabi Ibrahim AS berkata, "Ya Rabb, apakah ini?" Allah SWT berfirman, "Kewibawaan wahai Ibrahim."

Dikatakan juga dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW membenci orang-orang yang mencabuti uban. Dari Anas RA, beliau berkata, "Kami tidak menyukai seseorang mencabut rambut putih dari kepala dan jenggotnya."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: