Petani Kopi di Bengkulu Utara Sumringah, Harga Kopi Tebus Rp50 ribu per kilogram

Petani Kopi di Bengkulu Utara Sumringah, Harga Kopi Tebus Rp50 ribu per kilogram

Harga kopi di Bengkulu Utara terpantau mulai alami kenaikan--

RADARUTARA.ID- Petani kopi di Bengkulu Utara akhirnya bisa tersenyum sumringah. Pasalnya, dj sepanjang tahun 2024 ini harga jual Kopi terus merangkak naik, dan terkahir sudah berada di kisaran harga Rp50 ribu per kilogram.

Abah Ie'i salah seorang petani di Arga Makmur menyenbut dirinya berhasil menjual hasil perkebunan kopi miliknya di angka Rp50 ribu per kilogram. Kopi yang di jual tersebut merupakan kopi yang sudah dalam bentuk beras dan kering.

"Alhamdulilah, Mas. Mulai tahun 2024 ini harga jual kopi terus naik. Sekarang sudah di harga Rp50 ribu per kilogram," katanya dengan wajah sumringah, pada Jumat (26/4/2024).

BACA JUGA:Perangi Wabah DBD, Kecamatan Tanjung Agung Palik Gelar PSN Serentak di Seluruh Desa

Menurutnya harga jual kopi saat ini mengalami peningkatan sebanyak lebih dari dua kali lipat dari tahun 2023 lalu. 

"Kalau tahun lalu masih di kisaran harga Rp20 ribuan per kilogram. Alhamdulillah, saya ini sudah naik banyak," jelasnya.

Sementara itu, untuk harga kopi basah atau kopi yang baru saja di petik dari batang. Saat ini berada di kisaran harga Rp23 ribu per kilogram.

Menurutnya, kenaikan harga jual kopi ini terjadi karena keberadaan lahan kopi, khususnya di Bengkulu Utara terus mengalami penyempitan. Sementara permintaan pasar terus naik.

"Ya kalau kami menilai harga jual kopi ini naik karena produksi kopi tengah turun. Sebab, lahannya juga sudah tinggal sedikit," tandanya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: