Giliran Kendaraan Antre Pertalite Penuhi SPBU, Ternyata Ini Alasannya

Giliran Kendaraan Antre Pertalite Penuhi SPBU, Ternyata Ini Alasannya

Antrian BBM Pertalite di SPBU nampak memenuhi dua jalur jalan sekaligus--

ARGA MAKMUR, RADARUTARA.ID - Belakangan ini sejumlah Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum  atau lebih dikenal SPBU di Kabupaten Bengkulu Utara mengalami antrian panjang, khususnya kendaraan pengisian BBM Petralite.

Padahal sebelumnya, kelangkaan terjadi pada BBM Bio Solar. Lantas apa penyebabnya?

Manager Operasional SPBU Data Ruyung, Idris saat dikonfirmasi mengatakan, bahwasanya kelangkaan terjadi pada jenis BBM Petralite. 

Dirinya mengaku, Pertamina telah melakukan pembatasan pasokan Pertalite ke SPBU. Padahal kata dia, pembatasan secara tidak langsung telah berlangsung sejak tahun lalu. 

Dimana Pertamina telah memberlakukan barcode, dan hanya kendaraan yang memenuhi syarat tertentu yang akan diizinkan menggunakan Pertalite.

"Pertamina terus memperketat pemakaian BBM jenis Petralite, sebelumnya kendaraan hanya diperbolehkan mengisi BBM bersubsidi jika memiliki barcode," ungkapnya.

BACA JUGA:Dukcapil Kota Bengkulu Resmi Terbitkan 25 KTP untuk ODGJ

Idris menambahkan, pada pembatasan kali ini adalah pasokan yang diberikan oleh Pertamina kepada SPBU mengalami perubahan.

Biasanya, lanjutnya pasokan yang diberikan oleh Pertamina dalam seharinya mendapat kuota 16 hingga 24 ton.

"Sementara kali ini hanya 8 ton, jadi wajar keberadaan BBM bersubsidi jenis Petralite kurang dan terjadi antrian panjang," jelasnya.

Sampai saat ini belum ada informasi resmi dari pihak pemerintah atau Pertamina, apakah BBM bersubsidi sengaja dibatasi atau memang trik Pertamina untuk 'Melariskan' BBM non subsidi jenis Pertamax.

Untuk diketahui, saat ini BBM bersubsidi jenis Petralite tidak hanya langka saja. Pertamina mematok harga Rp10.000 perliter, sementara BBM non subsidi jenis Pertamax Rp13.800 perliter.

"Jika Petralite kosong, kami menyediakan BBM non subsidi jenis Pertamax," pungkasnya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: