Jabat 3 Tahun, Pengurus Ranting Gerakan Pramuka Arma Jaya Resmi Dilantik

Jabat 3 Tahun, Pengurus Ranting Gerakan Pramuka Arma Jaya Resmi Dilantik

Proses pelantikan pengurus Pramuka Kwartir Ranting Arma Jaya masa bakti 2023-2026--

ARMA JAYA, RADARUTARA.ID - Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Arma Jaya masa bakti 2023-2026 resmi dilantik, Kamis (14/12/2023).

Acara pelantikan sekaligus penutupan Perkemahan Akhir Tahun 2023 dipusatkan di lapangan Objek Wisata Kepala Siring Kemumu, Arma Jaya, Bengkulu Utara.

Wakil Ketua Kwarcab Bengkulu Utara, Sugeng Prayitno S.Pd, didaulat memimpin acara pelantikan ketua dan Pengurus Kwartir Ranting Arma Jaya.

Ketua Kwarran terpilih, Nodi Kusmeri, S.Pd, resmi menahkodai gerakan pramuka di Kecamatan Arma Jaya untuk tiga tahun ke depan hingga 2026. 

BACA JUGA:Diduga Anggarkan Motor Dinas 'Diam-Diam', Ketua DPRD Bengkulu Utara Minta Dibantu Kades

Sesuai keputusan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka 0703 Bengkulu Utara Tahun 2023, Nodi Kusmeri, secara aklamasi didaulat melanjutkan tongkat estefet kepemimpinan setelah sebelumnya dijabat Robin Panjaitan S.Pd, M.Pd.

Nodi Kusmeri S.Pd selaku Ketua Kwartir Ranting Arma Jaya yang baru menggantikan Robin Panjaitan, mengatakan kepercayaan yang dirinya terima akan ia jalankan sesuai tugas dan fungsinya.

Mewakili Kwarcab, Sugeng Prayitno mengatakan, gerakan pramuka harus bersinergi kepada seluruh Pramuka dimasing-masing sekolah.

Ketua beserta seluruh jajarannya yang baru saja dilantik, diminta Sugeng untuk membangun Gerakan Pramuka dengan memberikan perhatian dan pembinaan kepada Gugus depan yang ada dalam lingkungan Kecamatan Arma Jaya.

"Selamat kepada pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Arma Jaya yang baru saja dilantik, lanjutkan program sebelumnya dan Lakukan pembinaan agar Pramuka di Kecamatan Arma Jaya semakin baik dan lebih maju lagi,"kata Sugeng, Kamis (14/12/2023).

BACA JUGA:Sejuknya Mandi di Lorong Watu, Jadi Wisata Andalan Warga Bengkulu Utara

Lanjut Sugeng, saat ini yang harus dikuatkan  adalah solidaritas dalam memajukan gerakan Pramuka, terlebih saat ini menghadapi era digital, Pramuka harus melek teknologi dan tidak meninggalkan jiwa kepramukaan.

Karena Pramuka adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan.

"Dunia dalam genggaman. Ini adalah kondisi yang tidak bisa kita hindari. Oleh karenanya pramuka saat ini harus sudah melek teknogi mengikuti perkembangan secara universal,"pungkasnya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: