Sederhana Namun Menawan, Begini Potret Kain Selebab yang Menjadi Pakaian Tradisional Masyarakat Bengkulu

Sederhana Namun Menawan, Begini Potret Kain Selebab yang Menjadi Pakaian Tradisional Masyarakat Bengkulu

Sederhana Namun Menawan, Begini Potret Kain Selebab yang Menjadi Pakaian Tradisional Masyarakat Bengkulu--

RADARUTARA.ID - Selebab adalah salah satu jenis pakaian tradisional dari Provinsi Bengkulu. Pakaian adat ini umumnya digunakan sebagai pakaian kerja sehari-hari bagi masyarakat Bengkulu yang bekerja di sawah, ladang, dan juga kebun.

Kain selebab cuma dikenakan oleh perempuan. Kain ini digunakan oleh perempuan di Bengkulu sebagai penutup tubuh pada bagian-bagian yang dianggap tabu.

Walaupun umumnya digunakan oleh masyarakat yang bekerja di bidang pertanian, namum pakaian ini tidak berhubungan dengan status sosial. Kain selebab boleh dikenakan oleh siapa saja, mau itu kaum hartawan, cendekiawan, ataupun rakyat biasa.

Walaupun demikian, para perempuan muda jarang ada yang menggunakan pakaian adat ini. Karena, kain selebab identik digunakan oleh para perempuan yang telah menikah ataupun berkeluarga.

BACA JUGA:Anti Sombong, Meski Tanpa Diplaster, Desain Rumah Batako Sederhana Ini Tetap Menarik

Kain selebab dibuat dari katun atau kapas. Cara pembuatan dari kain ini juga lebih sederhana kalau dibandingkan dengan pembuatan kain-kain tradisional Bengkulu yang lainnya, misalnha kain dugan ragi manis, kain dugan hitam, dan yang lainnya.

Proses pembuatan dari kain ini terdengar cukup mudah lantaran cuma ada satu motif saja. Proses menenunnya juga tidak menggunakan sisir dan tidak ada proses menculik.

Bentuk kain selebab juga sangat sederhana lantaran hanya berupa selembar kain putih yang belum bersarung. Biasanya, kain ini memiliki ukuran panjang sekitar 170 cm dan lebar 70-100 cm saja.

Adapun motif yang ada pada kain selebab yaitu motif ular lidi. Motif ini memiliki arti yakni sebagai pelindung dari ancaman bahaya bagi si pemakainya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: