Harga Getah Karet Murah, Bahan Pokok Naik

Harga Getah Karet Murah, Bahan Pokok Naik

Turunnya harga getah karet yang dibarengi dengan naiknya harga bahan pokok membuat daya beli menurun--

ARGA MAKMUR RU.ID - Sudah hampir sebulan belakangan ini harga getah Karet mulai menurun. Sebelumnya, komiditi ini dihargai Rp8 ribu per kilogram, kemudian turun di harga Rp7 ribu dan kini berada diharga Rp5 ribu untuk karet basah di tingkat petani. Kondisi ini dikeluhkan oleh hampir sebagian besar petani, karena otomatis ikut berpengaruh dengan berkurangnya pendapatan mereka.

"Hancur nian hargo karet kini, lah hargo murah, mano hujan terus pulo, cakmano kami ndak dapat duit," keluh Komang Bali (56 tahun) petani karet. 

Hal ini tentu menimbulkan kelesuan ekonomi untuk petani karet, ditambah lagi dengan naiknya bahan bakar minyak (BBM) dan juga harga beberapa bahan pokok naik.

"Kini tu, dapat duit susah, tapi pas belanjo di pasar barang yang didapat sedikit nian, karena serba mahal," tutupnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh Putra, pedagang sembako di Pasar Purwodadi, untuk beberapa bahan pokok seperti tepung terigu, gula, beras memang bertahap mulai mengalami kenaikan. Sementara untuk harga cabe merah, cabe rawit dan juga bawang-bawangan malah alami penurunan. Meski demikian jumlah pembeli atau daya beli turun jauh.

"Sudah seminggu ini harga cabe mulai normal karena stok mulai berlimpah. Sayangnya malah pembelinya juga ikut menurun," ungkapnya.

Dirinya berharap, kondisi ekonomi masyarakat bisa kembali meningkat, sehingga ikut mendorong naiknya daya beli, karena semakin banyak warga yang  akan kembali berbelanja di pasar. 

"Semoga kondisi ini tidak berlangsung lama dan harga-harga bahan pokok maupun hasil pertanian bisa kembali normal," harapnya. *

Sumber: