Tak Hadiri Sidang Adat, Oknum Kades Diamankan Polisi

Tak Hadiri Sidang Adat, Oknum Kades Diamankan Polisi

HULU PALIK RU.ID - Dugaan Perselingkuhan oleh Oknum Kades Talang Rendah, KO dengan Wanita Idaman Lain (WIL) di Kecamatan Hulu Palik, benar - benar memantik kemarahan warga setempat. Puncaknya terjadi pada Jumat (14/01) sekitar pukul 20.00 WIB, masa yang jumlahnya hampir ratusan orang, mendatangi rumah Oknum Kades di Kecamatan Talang Rendah Kecamatan Hulu Palik. Beruntung, amarah warga yang sudah memuncak berhasil diredam setelah aparat Kepolisian turun dan menenangkan warga di lokasi. Kapolsek Kerkap, IPDA Ratno, SH ketika dikonfirmasi, membenarkan hal ini. Dibeberkan Kapolsek, amarah warga memuncak karena oknum Kades KO bersama perempuan yang diduga selingkuhannya, AS, tidak datang saat hendak dilakukan penyelesaian permasalahannya oleh adat lembaga Desa. Masyarakatpun menjadi marah dan mencoba mencari keberadaan Oknum Kades tersebut. \"Akibat kejadian tersebut, masyarakat Desa Talang Rendah marah kepada oknum kades dan warga berjumlah sekitar 90-an orang mendatangi rumah untuk mencari kades,\" beber Kapolsek saat dikonfirmasi pada (Sabtu 15/01) kemaren. Dituturkan Kapolsek, untuk mencegah hal yang tidak dinginkan, Oknum Kades pada malam itu, langsung diamankan ke Mapolres Bengkulu Utara. \"Kita sudah berbicara dengan tokoh masyarakat untuk memberikan pemahamanan guna mencarikan solusi terkait permasalahan tersebut dan setelah kita berikan imbauan, masa mau membubarkan diri dan situasi kondusif.\" tutur Kapolsek. Seperti diwartakan sebelumnya, tindakan memalukan diduga dilakukan oleh Oknum Kepala Desa (Kades) Talang Rendah Kecamatan Hulu Palik KO. KO diduga telah melakukan tindakan tidak senonoh, tertangkap tangan oleh istri sahnya, ketika berduaan dan diduga bermesraan bersama Wanita Idaman Lain (WIL) yang sudah memiliki suami di dalam Mobil pribadi miliknya, Kamis (13/01) kemaren. Akibatnya, sang istri Kades melaporkan kejadian yang dilihatnya itu kepada suami perempuan yang bersama dengan oknum kades tersebut dan akhirnya mengadukan kejadian ini kepada lembaga adat Desa. (bin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: