Honor THLT Sekretariat DPRD Lebong Dipertanyakan

Honor THLT Sekretariat DPRD Lebong Dipertanyakan

  • Sekwan : Anggaran Kurang
TUBEI RU- Dari 182 total Tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong, beberapa orang di antaranya mempertanyakan honor yang diterima lantaran tidak diterima sepenuhnya. Kepada RU, salah satu THLT yang namanya tak ingin dikorankan mengatakan, honor yang dipertanyakan itu terhitung sejak November dan Desember 2020. Menurutnya, honor yang diterima pada bulan November masih full, hanya saja di bulan Desember 2020, honor tersebut menurutnya berkurang Rp 230 ribu. \"Pada tanggal 21 Desember 2020, seluruh THLT sekretariat dewan diminta lagi untuk mendatangani SPJ gaji melalui pemberitahuan via group THLT. Di sana diketahui, tertera jumlah nominal honor untuk 126 THLT berkurang masing-masing Rp 230.000,\" ungkapnya, Senin (21/12). Lanjutnya, dari 182 THLT sekretariat dewan itu belum termasuk penjaga malam, sopir dan cleaning service. Pasalnya, 100 orang pos amggaran untuk honor penjaga malam, sopir dan cleaning servise cukup dan dibayar full. \"Kami tidak mempermasalahkan kalau benar berkurang berdasarkan daftar kehadiran atau absensi. Namun, ada yang sama sekali tidak masuk kok bisa full?. Jangan pandang bulu kalau memang mau menerapkan peraturan dan jangan ada anak tiri anak kandung,\" tegasnya. Terpisah, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Lebong, Indra Gunawan membantah terkait adanya pengurangan honor THLT. Menurutnya, itu bukan pemotongan, sebab anggaran yang diajukan kemarin kurang sekitar Rp 29 juta. \"Jadi, memang anggaran tidak ada, alternatif kita di bulan Desember gaji itu yang bisa kita bayar di bulan ini sebesar dari berapa yang ada di pagu kita. Jadi ini bukan pemotongan masuk ke kantong kami bukan. Anggaran itu memang kurang pas dihitung,\" terang Sekwan, Senin (21/12). Ditanya terkait 100 orang yang dibayar full apakah berdasarkan absensi kehadiran? Dirinya mengarahkan wartawan untuk mengkonfirmasi ke bidang kepegawaian sekretariat dewan setempat. \"Kami memotong bukan untuk masuk kantong kami Sekwan. Tapi memang anggarannya tidak ada. Sehingga kebijakan dari kami seperti itu,\" tutup Sekwan. Sementara itu, Bidang Kepegawaian Sekretariat DPRD Kabupaten, ketika dihubungi wartawan melalui telepon seluler, serta dilayangkan pesan WhatsApp tidak merespon, hingga pukul 17.15 WIB saat berita ini diturunkan ke dapur redaksi. (oce)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: