Sengkuang Tak Anggarkan Pengadaan Baju Linmas
TAP RU - Keberadaan anggota Linmas desa menjadi salah satu perhatian serius daerah, jelang pelaksanaan Pemilu serentak pada bulan April 2019 mendatang. Pasalnya, keberadaannya bakal menjadi salah satu kunci sukses dalam pengawalan pemungutan suara berlangsung. Bahkan Pemkab BU juga telah mengeluarkan instruksi kepada desa agar mengakomodir kebutuhan anggota Linmas di desanya masing-masing, di antaranya pakaian Linmas melalui Dana Desa. Hanya saja hal itu, nampaknya tidak akan berlaku di seluruh desa di Bengkulu Utara. Salah satunya yaitu Desa Sengkuang, Kecamatan Tanjung Agung Palik (TAP). Kepada RU Kades Sengkuang, Halimunasir mengaku untuk tahun 2019 ini pihaknya tidak akan menganggarkan dana untuk seragam Linmas. \"Kami sudah anggarkan tahun lalu untuk sebanyak 6 anggota Linmas. Makanya saat ini tidak akan kami anggarkan lagi. Sebab, keberadaan seragam masih bagus kondisinya,\" ujar kades. Hanya saja, meski demikian untuk program kegiatan pelatihan dan pemberdayaan Linmas di tahun 2019 ini tetap akan dilakukan. \"Ini tak lain, guna meningkatkan kinerja dan peran Linmas di desa. Maka setiap tahun pasti akan kami gelar pelatihan terhadap para anggota Linmas tersebut,\" tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber:
- Share:
- 1 Konflik PT Agricinal vs FMBP Membuat Karyawan Tak Nyenyak Rayakan Natal, Pemerintah Diminta Bersikap
- 2 Per Tahun 2025, Ini 10 Provinsi dengan UMP Terendah di Indonesia
- 3 Resep Asinan Rambutan, Segarnya Bikin Meram Melek!
- 4 Awas, 6 Hewan Ini Sering Muncul saat Musim Hujan
- 5 Pernah Kembalikan Kerugian Negara, Pagu Anggaran DD Lebong Tandai TA 2025 Tembus Rp1,5 Miliar
- 1 Konflik PT Agricinal vs FMBP Membuat Karyawan Tak Nyenyak Rayakan Natal, Pemerintah Diminta Bersikap
- 2 Per Tahun 2025, Ini 10 Provinsi dengan UMP Terendah di Indonesia
- 3 Resep Asinan Rambutan, Segarnya Bikin Meram Melek!
- 4 Awas, 6 Hewan Ini Sering Muncul saat Musim Hujan
- 5 Pernah Kembalikan Kerugian Negara, Pagu Anggaran DD Lebong Tandai TA 2025 Tembus Rp1,5 Miliar