Kuota BBM Subsidi Naik, Pemprov Tingkatkan Pengawasan

Kuota BBM Subsidi Naik, Pemprov Tingkatkan Pengawasan

  • Solar Untuk BU Sebanyak 10.161 KL
BENGKULU RU - Pada tahun ini kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi baik jenis solar ataupun premium mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Menariknya dengan kenaikan itu Pemerintah Provinsi Bengkulu bakal meningkatkan pengawasan, agar peruntukkan BBM bersubsidi yang dimaksud tepat sasaran. Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah mengatakan, seperti kuota BBM bersubsidi untuk jenis solar saja, tahun ini alokasi kuota utuk Provinsi Bengkulu sebanyak 103,227 Kilo liter (KL), tahun lalu hanya 98.934 KL. \"Kenaikan ini kita sambut baik, karena secara nasional kuota BBM bersubsidi turun 9 persen. Tapi untuk daerah kita malah ditambah,\" ungkap Rohidin, Rabu (9/1). Menurutnya, dengan penambahan kuota BBM bersubsidi jenis solar dan premium ini, pengawasan bakal ditingkatkan supaya BBM bersubsidi yang diberikan bisa tetap sasaran. \"BBM bersubsidi itu dialokasikan untuk masyarakat menengah ke bawah. Makanya Pengawasan kita nilai perlu dilakukan, jangan sampai nanti mmasyarakat yang layak, malah tidak dapat,\" tegas Rohidin. Sementara itu, Kepala Biro Ekonomi Setdaprov, Ansori Tawakal mennyampaikan, penambahan itu tidak lepas dari usulan yang disampaikan pada BPH Migas. \"Kita mengajukan usulan penambahan kuota dengan harapan dapat mengatasi antrian panjang kendaraan yang masih kerap terlihat di sejumlah SPBU. Tentu saja dengan penambahan itu dapat mencegah antrian,\" harapnya. Adapun rincian alokasi BBM jenis solar bersubsidi di 10 Kabupaten/Kota yakni, Bengkulu Utara sebanyak 10.161 KL, Kepahiang 7.674 KL, Lebong 1.974 KL, Mukomuko 15.754 KL, Rejang Lebong 3.262 KL, Kota Bengkulu 39.007 KL, Bengkulu Tengah 9.344 KL, Bengkulu Selatan 5.410 KL, Kaur 4.520 KL, dan Seluma sebanyak 6.193 KL. (tux)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: