Tokoh Masyarakat Desak Perbaikan Jalan dan Puskesmas, 42 Tahun Belum Diaspal!

Tokoh Masyarakat Desak Perbaikan Jalan dan Puskesmas, 42 Tahun Belum Diaspal!

Tokoh Masyarakat Desak Perbaikan Jalan dan Puskesmas, 42 Tahun Belum Diaspal! -Antara Foto-

RADARUTARA.ID - Tokoh masyarakat Kecamatan Ulok Kupai, Abdul Hadi, S.IP, menyuarakan harapan besar kepada pemerintah daerah kabupaten maupun Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Untuk segera mendorong peningkatan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.

Dorongan itu disampaikan Abdul Hadi seiring pentingnya peran infrastruktur dalam menunjang aktivitas masyarakat, baik di Ulok Kupai maupun kecamatan tetangga. 

Ia menilai, kondisi infrastruktur saat ini masih membutuhkan perhatian serius agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat.

Adapun infrastruktur jalan yang menjadi sorotan yakni link jalan kabupaten dari Air Tenang, Kecamatan Napal Putih menuju SP3 Desa Tanjung Harapan, serta link jalan provinsi dari Air Putih, Kecamatan Marga Sakti Sebelat menuju Tugu Garuda SP3 Desa Tanjung Harapan.

Menurut Abdul Hadi yang juga merupakan mantan Camat Marga Sakti Sebelat, kedua jalur tersebut memiliki kontribusi besar dalam membuka konektivitas antarwilayah dan mendorong kemajuan desa.

“Dua link jalan ini sangat vital, tidak hanya bagi masyarakat Ulok Kupai, tetapi juga bagi kecamatan sekitar. Perannya sangat besar dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas masyarakat,” ujar Abdul Hadi.

Ia menjelaskan, khusus untuk jalan kabupaten dari Air Tenang menuju SP3 Tanjung Harapan, keberadaannya sangat membantu akses para pelajar menuju fasilitas pendidikan.

Terutama sekolah menengah kejuruan di wilayah Napal Putih. 

Selain itu, jalur tersebut juga menjadi akses utama perdagangan menuju pasar serta distribusi hasil perkebunan masyarakat ke pabrik.

Hal serupa juga berlaku pada jalan provinsi dari Air Putih menuju Tugu Garuda yang dinilai memiliki fungsi strategis dalam menunjang aktivitas ekonomi dan konektivitas antar wilayah.

Namun demikian, Abdul Hadi mengungkapkan bahwa hingga saat ini kondisi jalan tersebut masih jauh dari harapan. 

Bahkan, sejak 42 tahun program transmigrasi masuk ke wilayah tersebut, akses jalan dari Air Putih menuju Tugu Garuda belum pernah tersentuh pembangunan aspal.

“Sudah puluhan tahun, sejak awal transmigrasi, jalan itu belum pernah diaspal. Ini tentu menjadi perhatian serius, karena sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: