Polwan Bengkulu Utara Gaet Pelajar, Serukan Stop Geng Motor dan Bullying di HUT ke-78

Polwan Bengkulu Utara Gaet Pelajar, Serukan Stop Geng Motor dan Bullying di HUT ke-78

Polwan Bengkulu Utara Gaet Pelajar, Serukan Stop Geng Motor dan Bullying di HUT ke-78-Abdul Gafur-

ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, jajaran Polres Bengkulu Utara menggelar program edukasi bertajuk "Polwan Goes to School" di sejumlah sekolah menengah pada Senin (31/8/2026). 

Kegiatan pagi itu dipusatkan di SMKN 1 Bengkulu Utara, SMAN 6 Bengkulu Utara, SMPN 1 Bengkulu Utara, dan SMPN 17 Bengkulu Utara.

Mengusung semangat "One Police Woman, Goes To School", kegiatan ini menjadi langkah preventif dalam membentengi generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali melalui Kapolsek Padang Jaya, AKP Nofriyanti, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial perayaan, tetapi merupakan bentuk kepedulian aktif Polwan terhadap masa depan pelajar.

"Kegiatan ini bukan sekadar momentum perayaan Hari Jadi ke-78 Polwan RI, tetapi langkah preventif kami membentengi para pelajar dari kenakalan remaja," ujar AKP Nofriyanti di sela-sela acara. 

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada seluruh siswa untuk menjauhi geng motor dan memutus rantai bullying.

Dalam pemaparannya, AKP Nofriyanti yang juga diketahui aktif dalam kegiatan kemasyarakatan di wilayah Padang Jaya menekankan beberapa poin utama. 

Penolakan terhadap Geng Motor menjadi prioritas, di mana para siswa diingatkan untuk tidak tergiur bergabung dengan kelompok yang meresahkan masyarakat. 

Selain itu, ia juga melarang keras tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah demi menjaga iklim belajar yang kondusif.

Tidak hanya sampai di situ, para pelajar juga diajak untuk membentengi diri dari risiko pergaulan bebas serta bahaya laten lainnya. 

AKP Nofriyanti berharap melalui pembentukan karakter positif, seluruh siswa dapat tumbuh menjadi sosok remaja yang aman, sehat, serta bertanggung jawab atas masa depan mereka .

"Kami mengimbau siswa menjauhi geng motor, memutus rantai bullying, dan menghindari pergaulan bebas agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat serta bertanggung jawab," tegas AKP Nofriyanti mengakhiri penyuluhan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: