Kurangi Beban Rakyat, Pemkab Bengkulu Utara Prioritaskan Lansia dan Disabilitas
Kurangi Beban Rakyat, Pemkab Bengkulu Utara Prioritaskan Lansia dan Disabilitas-Radar Utara / Abdul Gafur-
ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus menguatkan komitmennya dalam melindungi warga rentan, khususnya lanjut usia (lansia) dan disabilitas.
Melalui program perlindungan sosial, pemkab memprioritaskan masyarakat yang membutuhkan penanganan medis secara intensif dengan memberikan bantuan biaya pendampingan sosial.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara, Agus Sudrajat, S.KM, MM, menyampaikan bahwa program ini telah menjangkau 54 penerima manfaat berupa bantuan sosial untuk pendampingan berobat masyarakat.
Total anggaran yang terserap mencapai Rp104 juta, dengan nilai bantuan masing-masing penerima sebesar Rp5 juta biaya pendampingan.
BACA JUGA:Kurangi Beban Masyarakat, 4 Warga Kecamatan Kerkap Terima Bantuan RTLH
"Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan biaya pendampingan pasien saat menjalani perawatan, terutama lansia dan disabilitas yang tidak bisa dibiarkan sendiri selama proses pengobatan," ujar Agus, Senin (4/5/2026).
Agus membeberkan, dari total 54 penerima, sebanyak 13 pasien menjalani perawatan di luar daerah, sementara 26 pasien lainnya dirawat di berbagai rumah sakit di Provinsi Bengkulu.
Bantuan pendampingan ini mencakup akomodasi, transportasi, dan kebutuhan dasar pendamping selama pasien menjalani perawatan medis intensif.
Agus menambahkan bahwa program ini lahir dari keprihatinan pemerintah terhadap banyaknya warga lansia dan disabilitas yang terpaksa dirawat sendirian atau keluarganya kewalahan menanggung biaya pendamping.
BACA JUGA:Ringankan Beban Masyarakat, Capil Cetak Ulang Dokumen Korban Kebakaran
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan proses pemulihan pasien bisa berjalan lebih baik karena didampingi oleh keluarga atau pengasuh yang memahami kondisinya.
"Sesuai program Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Utara, pemerintah ingin mengurangi beban psikologis dan finansial keluarga.
Pendampingan ini bukan hanya soal biaya, tapi juga bentuk perhatian pemerintah kepada warganya yang paling rentan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: