MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Salah satunya melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang melibatkan lembaga PAUD dengan mengangkat tema berpikir komputasi bagi lembaga pendidikan PAUD.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pendidik dalam mengembangkan pola pembelajaran yang mampu merangsang kemampuan berpikir anak sejak usia dini. Berpikir komputasi tidak semata-mata berkaitan dengan penggunaan teknologi atau perangkat komputer, tetapi lebih pada bagaimana anak dibimbing untuk mengenali masalah, menyusun langkah penyelesaian, berpikir logis, kreatif dan sistematis.
Kepala Disdikbud Kabupaten Mukomuko, Arni Gusnita, MM, mengatakan pengenalan pola berpikir komputasi penting dilakukan secara tepat dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Menurutnya, pembelajaran di PAUD harus mampu memberikan ruang bagi anak untuk bereksplorasi, bertanya, mencoba, menemukan pola serta mencari solusi sederhana melalui aktivitas yang menyenangkan.
“Berpikir komputasi bukan berarti anak PAUD harus belajar komputer. Yang lebih penting adalah bagaimana anak mulai dibiasakan berpikir logis, terstruktur, mampu memecahkan masalah sederhana dan berani mencoba,” ujar Arni.
Ia menegaskan, guru memiliki peran penting dalam menerjemahkan konsep tersebut ke dalam kegiatan pembelajaran yang sederhana dan menarik. Karena itu, Bimtek diharapkan tidak berhenti sebatas pemahaman materi, tetapi dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar di masing-masing lembaga PAUD.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap para pendidik memiliki pemahaman dan keterampilan baru dalam menyusun aktivitas pembelajaran yang dapat menumbuhkan kemampuan berpikir anak. Pengembangan kemampuan tersebut dinilai penting sebagai bekal anak menghadapi perkembangan zaman yang semakin membutuhkan kreativitas, kemampuan memecahkan masalah dan kemampuan beradaptasi.
“Harapan kita, ilmu yang diperoleh melalui Bimtek ini dapat diterapkan di lembaga masing-masing. Anak-anak kita perlu diberikan pembelajaran yang mendorong mereka aktif berpikir, kreatif dan mampu menemukan solusi dengan cara mereka sendiri,” harapnya.
Arni juga mengingatkan agar penerapan berpikir komputasi di tingkat PAUD tetap mengedepankan dunia anak. Pembelajaran harus dikemas melalui permainan dan aktivitas yang menyenangkan, sehingga anak tidak merasa sedang dibebani dengan konsep yang terlalu berat.
"Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kualitas pembelajaran PAUD di Kabupaten Mukomuko sekaligus mempersiapkan generasi yang sejak dini memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, logis dan mampu menghadapi tantangan di masa mendatang," pungkasnya.